
Ilustrasi seseorang yang sedang membaca buku namun pikirannya terlihat melayang jauh. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda sedang asyik membaca sebuah buku atau artikel, lalu tiba-tiba menyadari bahwa pandangan mata memang terarah pada teks, namun pikiran justru melayang jauh? Rasanya seperti sedang membaca, tapi tidak ada satu pun informasi yang benar-benar masuk ke dalam otak kita saat itu.
Menariknya, kondisi pikiran yang melayang atau 'zona kosong' saat membaca ini sering kali terjadi tanpa kita sadari sama sekali. Banyak orang mengalami fenomena ini karena kebiasaan tertentu yang tanpa sengaja mereka tampilkan saat berinteraksi dengan teks. Melansir Geediting.com Sabtu (24/05), berikut adalah beberapa kebiasaan yang sering kali menjadi pemicu utama kondisi tersebut.
1. Membaca Cepat Tanpa Fokus Penuh
Satu di antara kebiasaan yang sering muncul adalah kecenderungan untuk hanya melirik atau membaca sepintas alih-alih benar-benar menyerap setiap kata. Mata mungkin bergerak cepat di sepanjang baris, tetapi otak gagal memproses informasi yang sedang dilewatinya.
2. Melamun di Tengah Kalimat
Fenomena ini sering kali terjadi ketika seseorang menemukan diri mereka melamun atau tenggelam dalam pikiran sendiri di tengah proses membaca. Pikiran tiba-tiba teralihkan dari teks ke hal lain, menyebabkan bagian kalimat yang sedang dibaca sama sekali tidak terserap dengan baik.
3. Membaca di Lingkungan yang Bising
Berusaha membaca di tempat yang penuh dengan suara atau gangguan eksternal memang sangat memengaruhi konsentrasi. Suara bising di sekitar secara konstan menarik perhatian, membuat sulit untuk membenamkan diri dalam bacaan yang sedang dihadapi.
4. Membaca Ketika Tubuh Lelah
Kondisi fisik yang kurang prima atau saat tubuh sudah sangat lelah menjadi faktor besar yang membuat pikiran mudah melayang. Otak tidak dapat bekerja optimal untuk memproses dan memahami informasi karena energinya sudah terkuras habis.
5. Sulit Fokus Akibat Banyak Gangguan
Di era digital ini, sangat mudah sekali bagi perhatian kita untuk terpecah oleh notifikasi atau hal lain di sekitar. Gangguan kecil sekalipun dapat menghambat kemampuan otak untuk mempertahankan fokus pada teks yang sedang kita baca.
6. Membaca Tanpa Minat yang Cukup
Ketika sebuah bacaan tidak membangkitkan rasa ingin tahu atau ketertarikan, pikiran cenderung mudah sekali untuk mencari pelarian lain. Motivasi internal yang rendah terhadap materi bacaan sering kali menyebabkan otak cepat bosan dan melayang.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
