
Bunga soka menjadi camilan di Thailand. (Pixabay)
JawaPos.com – Edible flower menjadi tren penghias makanan di media sosial beberapa tahun terakhir.
Padahal sebenarnya penggunaan bunga telah menjadi tradisi kuliner di bermacam belahan dunia yang masih dianggap sebagai sesuatu yang eksotis. Contohnya, saffron di area Persia dan kuntum bunga lili di Tiongkok.
Di Asia Tenggara sendiri, bagian bunga telah digunakan dalam resep masakan baik karena manfaat obat, sebagai perasa dan juga pewarna. Merangkum dari Air Asia (24/4), berikut delapan rupa kembang yang dijadikan bahan makanan tradisional:
Telang
Meski merupakan tanaman bernama Latin asli Indonesia, Clitoria ternatea, bunga telang lebih banyak diolah dalam masakan Melayu dan Peranakan di Malaysia dan Singapura sebagai pewarna biru alami pada nasi dan pulut ketan.
Teh campuran telang, sereh dan jeruk limau disebut orang Thailand sebagai nam dok anchan. Asam dari limau atau lemon menimbulkan reaksi kimiawi yang perlahan mengubah warna biru rebusan telang menjadi ungu semakin banyak perasan yang diteteskan.
Rosella
Semak ini masih satu keluarga dengan kembang sepatu, dan biasanya dipanen saat masih berupa kuncup.
Di Myanmar, rosella/rosela dimanfaatkan sebagai bahan tumis serta direbus dalam sup sayur bening yang disebut hinjo. DI Malaysia bahkan penduduknya mengonsumsi bunga ini dalam bentuk jus dan selai.
Jantung pisang
Ternyata, bagian yang kita sering sebut sebagai jantung pisang adalah sebuah inti bunga. Teksturnya yang padat menjadikan bahan ini berpotensi sebagai pengganti daging pada masakan vegetarian.
Jika di Indonesia lebih sering dibuat gulai, masyarakat Malaysia dan Thailand lebih menyukai olahan tumis.
Genjer
Genjer yang biasa ditemukan pada tanah berair dan rawa ini punya reputasi “makanan orang kecil (wong cilik)” saat penduduk Pulau Jawa masih berada di bawah penjajahan Jepang. Diketahui hanya masyarakat Jawa yang pertama kali mengolah tanaman ini.
Baik daun dan kuntum bunganya punya tekstur renyah, seringkali dijadikan tumisan baik sendirinya atau dicampur oncom, serta menjadi pelengkap dalam sup.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
