
Ilustrasi menghitung kalori. (Freepik)
JawaPos.com - Saat melihat seseorang yang rajin menghitung setiap kalori yang mereka konsumsi, kita mungkin langsung mengira mereka sedang berada di jalur cepat menuju penurunan berat badan. Logikanya, jika mereka terus menghitung kalori, tentu mereka akan mengalami penurunan berat badan, bukan?
Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Tubuh manusia adalah sistem yang sangat kompleks, dan memahami bagaimana tubuh merespons makanan tidak bisa hanya dengan mengandalkan hitung-hitungan angka semata. Ada orang-orang yang tampak sudah sangat memahami apa yang harus dilakukan, namun banyak juga yang kebingungan karena berat badan mereka tidak kunjung turun
Dilansir dari Parent From Heart pada Jumat (25/04), berikut adalah penyebab atau hal-hal yang bisa menjadi penghambat dalam proses penurunan berat badan. Dengan memahami pola-pola ini, kita bisa membuat pilihan yang lebih bijak.
1. Terlalu terobsesi dengan angka kalori
Menghitung kalori memang jadi metode populer bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Namun, bagi sebagian orang, kegiatan ini bisa berubah menjadi obsesi. Mereka bukan hanya menghitung kalori setelah makan, tetapi juga terus-menerus memikirkan makanan, merencanakan menu jauh hari, hingga merasa cemas saat makan sesuatu yang tak sesuai rencana.
Padahal, terlalu fokus pada kalori bisa membuat hubungan dengan makanan jadi tidak sehat. Makan pun menjadi momen penuh tekanan, rasa bersalah, dan penyesalan jika sedikit saja melebihi batas kalori harian. Ironisnya, tekanan ini bisa memicu makan berlebihan karena stres. Jadi, kuncinya bukan semata-mata pada perhitungan, melainkan keseimbangan yang sehat.
2. Mengabaikan kualitas makanan
Saat baru memulai perjalanan diet, banyak orang fokus pada angka. Asalkan tidak melewati batas kalori harian, semua makanan terasa "aman". Namun, tidak semua kalori memiliki dampak yang sama bagi tubuh. Misalnya, kue dan apel mungkin punya jumlah kalori serupa, tapi efeknya sangat berbeda.
Kue bisa membuat kadar gula melonjak lalu turun drastis, membuat tubuh lemas dan cepat lapar lagi. Sebaliknya, apel dengan serat dan nutrisinya bisa memberi rasa kenyang lebih lama. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan kandungan gizinya jangan hanya berhenti di angka kalori.
3. Terlalu percaya diri dengan kalori yang terbakar lewat olahraga
Banyak orang berpikir, "udah olahraga nih, berarti boleh makan lebih banyak". Sayangnya, kalori yang dibakar lewat olahraga sering kali lebih sedikit dari yang kita kira. Contohnya, lari 30 menit mungkin hanya membakar sekitar 300 kalori, sebanding dengan satu buah pisang besar dan satu sendok selai kacang. Kalau setelahnya kita makan pizza atau es krim sebagai "hadiah", bisa jadi kalori yang masuk malah lebih besar dari yang dibakar.
Olahraga memang penting, tetapi jangan jadikan itu alasan untuk makan berlebihan. Tanpa mengatur asupan makanan, olahraga saja tidak cukup untuk menurunkan berat badan.
4. Mengabaikan sinyal alami tubuh
Mereka yang terlalu fokus pada hitungan kalori sering kali makan hanya karena "jadwal makan" sudah tiba atau karena masih ada sisa jatah kalori, bukan karena lapar. Sebaliknya, saat kenyang pun, mereka tetap melanjutkan makan agar kalori yang ditargetkan tercapai.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
