
Ilustrasi keringat berlebih.
JawaPos.com - Berkeringat merupakan proses alami tubuh yang berguna untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil, terutama saat cuaca panas atau setelah beraktivitas fisik.
Meski begitu, pernahkah Anda merasa berkeringat lebih banyak dari biasanya, bahkan saat sedang tidak berolahraga atau dalam kondisi santai?
Beberapa orang bisa mengalami keringat berlebih, terutama di area ketiak, leher, telapak tangan, atau kaki. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai hiperhidrosis, seperti yang dijelaskan dalam artikel Alodokter.
Mengutip laman Halodoc, keringat berlebihan tidak hanya memengaruhi kenyamanan fisik, tapi juga bisa berdampak pada kondisi psikologis dan kehidupan sosial seseorang.
Rasa tidak percaya diri, canggung, atau khawatir akan bau badan bisa muncul akibat produksi keringat yang sulit dikendalikan.
Secara umum, hiperhidrosis bukanlah kondisi yang berbahaya. Meski begitu, tidak ada salahnya untuk lebih waspada karena produksi keringat yang tidak wajar juga bisa menjadi gejala dari gangguan kesehatan tertentu.
Kabar baiknya, ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengurangi keringat berlebih.
1. Konsumsi Makanan yang Tepat
Beberapa jenis makanan ternyata mampu membantu mengendalikan produksi keringat. Anda bisa mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium seperti sayuran hijau, kacang almond, atau ubi jalar.
Pisang, teh hijau, dan gandum juga dipercaya dapat menekan aktivitas kelenjar keringat. Dengan begitu, tubuh tidak bekerja terlalu keras dalam mencerna makanan dan produksi keringat pun jadi lebih stabil.
2. Gunakan Antiperspiran, Bukan Deodoran Biasa
Beralihlah dari deodoran biasa ke produk antiperspiran. Antiperspiran dirancang untuk menghambat keluarnya keringat langsung dari kelenjar, sekaligus mengurangi bau tubuh akibat bakteri.
Produk ini dapat membantu menjaga ketiak tetap kering dan nyaman sepanjang hari. Pastikan Anda menggunakannya pada kulit yang bersih dan kering, misalnya setelah mandi malam atau saat tubuh dalam keadaan dingin agar kandungan aktifnya bisa bekerja lebih maksimal.
3. Hindari Makanan Pemicu Keringat
Beberapa makanan justru dapat memperburuk kondisi keringat berlebih. Makanan tinggi lemak, rendah serat, serta makanan pedas, bawang-bawangan, dan minuman berkafein bisa memicu produksi keringat.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
