
Ilustrasi naik gunung. (Pexels)
JawaPos.com - Waktu libur telah tiba. Kamu dan keluarga mungkin sedang menetapkan aktivitas menarik untuk dilakukan. Mulai dari berwisata di taman hiburan, menginap di vila bersama, sampai menjelajahi alam.
Dari berbagai aktivitas liburan yang bisa dilakukan bersama, naik gunung mungkin jadi salah satu pilihan tepat. Hal ini bisa jadi aktivitas cocok terutama bagi keluarga yang senang sekali dengan alam alias pecinta alam.
Naik gunung tentunya harus dilakukan dengan persiapan serius. Akan lebih baik lagi jika orang yang sudah pernah naik gunung mendampingi keluarga ketika naik gunung.
Persiapan yang dimaksud tentunya berkaitan dengan fisik, mental sampai perlengkapan. Apabila persiapan tersebut dipenuhi dengan baik, maka perjalanan naik gunung bisa berlangsung dengan baik.
Tentunya ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika kamu naik gunung. Dikutip dari Kathmandu Outdoor dan Lonely Planet, berikut ini merupakan 7 larangan yang tidak boleh dilakukan ketika kamu naik gunung waktu libur:
1. Meremehkan Cuaca
Larangan pertama yang tidak boleh dilakukan ketika naik gunung adalah meremehkan cuaca. Ada berbagai fitur atau teknologi yang bisa mendeteksi cuaca macam apa yang akan terjadi di gunung yang ingin kamu daki.
Ketika mengetahui cuaca yang akan terjadi, pastikan kamu tidak meremehkannya dan mengemas perlengkapan sesuai. Jangan sampai kamu kekurangan perlengkapan ketika mendaki hanya karena kamu meremehkan atau bahkan tidak percaya pada prediksi cuaca.
2. Berpakaian Sembarangan
Larangan kedua yang jangan sampai dilakukan ketika naik gunung adalah berpakaian sembarangan. Kamu memiliki tubuh yang berbeda dengan warga lokal yang sudah terbiasa dengan suhu dan medan yang ada.
Kamu perlu berinvestasi pada perlengkapan berkualitas tinggi seperti baju, tas bahkan sepatu yang memang didesain untuk mendaki. Dengan berpakaian sesuai keperluan, kamu bisa melakukan pendakian dengan nyaman dan juga aman.
3. Mendaki Sendirian
Larangan ketiga yang jangan sampai dilakukan adalah mendaki sendirian. Kamu mungkin memiliki keinginan untuk menikmati alam sendirian atau ingin healing. Akan tetapi, hiking atau mendaki bukan kegiatan yang bisa dilakukan sendiri terutama jika kamu awam soal mendaki.
Pastikan kamu berada di satu rombongan terutama dengan pemandu pendakian yang sudah hafal medan dan juga apa yang harus dilakukan jika terjadi sesuatu. Dengan adanya teman atau pemandu pendakian, perjalanan mendaki bisa dilakukan dengan lebih aman.
4. Tidak Mencoba Perlengkapan

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
