
Ilustrasi pasangan. (Pexels)
JawaPos.com - Menjalani hubungan yang rumit tidak selalu mudah. Terkadang, anda harus tahu kapan harus berdiri di sisi pasangan, dan di waktu lain, anda harus menyadari kapan sebaiknya mengambil jarak.
Menurut psikologi, ada saat-saat tertentu di mana waktu yang tepat memberi ruang bagi pasangan bisa menjadi pilihan paling sehat bagi anda berdua. Dilansir dari News Reports pada Selasa (18/3) berikut ini daftar momen yang tepat tersebut.
1. Ketika Dia Sedang Fokus dalam Pertumbuhan Diri
Kita semua pernah mendengar ungkapan, "Pertumbuhan pribadi adalah perjalanan solo." Itu adalah gagasan yang diterima secara luas karena mengandung banyak kebenaran. Terkadang, pasangan anda membutuhkan sedikit jarak untuk fokus pada pertumbuhan individu mereka.
Pertumbuhan pribadi adalah bagian penting dalam kehidupan yang sering kali membutuhkan kesendirian dan introspeksi. Seperti yang pernah dikatakan oleh psikolog terkenal Carl Jung, "Siapa pun yang melihat ke luar, bermimpi; siapa pun yang melihat ke dalam, terbangun."
Saat pasangan anda tampak asyik dengan dunianya sendiri, mungkin bergelut dengan masalah atau tujuan pribadi, sebaiknya anda mundur sejenak.
Memberi mereka ruang untuk tumbuh dan berkembang tidak hanya menguntungkan mereka sebagai individu tetapi juga memperkaya hubungan anda dalam jangka panjang. Ingat, ini bukan tentang tumbuh terpisah, tetapi tumbuh sebagai individu dalam hubungan.
2. Pada Saat Stres Tinggi
Mari kita hadapi kenyataan, kita semua pernah mengalami hari-hari di mana segala sesuatunya terasa berat. Saat pasangan anda sedang menghadapi tekanan tinggi, mungkin karena pekerjaan, masalah keluarga, atau hal lain, terkadang waktu yang tepat memberi ruang adalah solusi terbaik.
Psikolog Sigmund Freud pernah mengatakan, "Suatu hari nanti, saat mengingat kembali, tahun-tahun perjuangan akan terasa begitu indah bagi anda." Terkadang, perjuangan harus ditanggung dan diatasi secara pribadi.
Jika pasangan anda sedang berjuang dengan stres berat, kehadiran anda yang terus-menerus mungkin malah memperburuk situasi. Dalam kondisi ini, mengambil jarak sejenak bisa membantu mereka memproses stres dengan lebih baik.
3. Setelah Perdebatan Sengit
Pernahkah anda terlibat pertengkaran sengit dengan pasangan, saat emosi memuncak dan kata-kata meluncur lebih cepat daripada pikiran? Pada saat-saat seperti itu, emosi sering kali menguasai kita dan bisa menyebabkan kita mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak kita maksudkan.
Psikolog Dr. John Gottman memperingatkan bahwa "banjir emosi menyebabkan tindakan yang disesalkan." Ketika pertengkaran memanas, mengambil jarak sementara bisa menjadi langkah bijak. Ini bukan berarti mengabaikan masalah, tetapi memberi waktu agar emosi mereda sebelum melanjutkan diskusi dengan lebih rasional.
4. Ketika Kebebasan Terancam

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
