
Ilustrasi Pendaki gunung di dalam hutan/freepik
JawaPos.com - Mendaki gunung bisa menjadi hobi yang seru sekaligus menantang. Selama mendaki anda bisa menjumpai berbagai vegetasi khas pegunungan.
Keindahan alam saat mendaki menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki untuk terus kembali ke gunung. Banyak yang menemukan ketenangan dan keindahan di tengah alam bebas.
Saat mendaki, kewajiban beribadah juga tetap harus dijalankan. Bagi umat muslim, menjalankan sholat lima waktu tetap menjadi kewajiban, dimanapun mereka berada.
Menjadi tantangan tersendiri ketika pendaki tersesat atau berkemah di dalam hutan. Mereka bisa kesulitan menentukan posisi saat ini dan arah kiblat untuk sholat.
Baca Juga: Jika Seorang Pria Berhasil Menjadi Ayah yang Baik, Anak Akan Mengingat 8 Hal Ini Menurut Psikologi
Mengutip dari unggahan instagram @kemenhut, berikut adalah panduan bagi anda untuk menemukan arah kiblat sekaligus menentukan posisi saat ini ketika tersesat di hutan.
Menggunakan lumut di pohon
Alam dapat memberikan petunjuk mengenai arah, dimana posisi anda saat ini. Perhatikan batang pohon di sekitar anda . Apabila terdapat lumut di satu sisi, hal itu menunjukkan arah timur, karena sinar matahari terbit dari timur setiap hari, menciptakan lingkungan lembap yang mendukung pertumbuhan lumut. Sementara itu, sisi yang lebih kering adalah arah barat (kiblat), karena lebih banyak terpapar sinar matahari sepanjang hari sampai terbenam.
Patokan posisi matahari
Anda hanya perlu memperhatikan pergerakan matahari. Carilah tempat yang lebih tinggi untuk mengamati posisi matahari terbit dan terbenam. Jika matahari tenggelam di posisi tersebut maka menunjukkan arah barat.
Menggunakan kompas dan GPS di Gawai
Anda bisa menggunakan teknologi sebagai alat bantu. Aktifkan GPS pada gawai. Caranya dengan membuka google maps. Setelah anda mengetahui arah utara, sesuaikan posisi kiblat berdasarkan lokasi anda. Di negara Indonesia umumnya kiblat mengarah ke barat laut.
Pastikan untuk membawa perlengkapan sholat sebelum mendaki, sehingga anda tetap dapat menjalankan ibadah meskipun berada di alam terbuka.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
