
Ilustrasi orang yang dihargai teman. (freepik).
JawaPos.com-Seiring bertambahnya usia, hubungan kita dengan teman dan keluarga bisa berubah. Ada kalanya kita merasa kurang dihargai, atau bahkan terabaikan. Namun, tahukah Anda bahwa sebagian besar dari itu mungkin disebabkan oleh perilaku kita sendiri?
Tanpa disadari, kebiasaan tertentu dapat menjauhkan orang-orang terdekat, membuat mereka merasa tidak nyaman berada di sekitar kita. Kabar baiknya, perubahan kecil dalam sikap dan cara berinteraksi bisa memberikan dampak besar pada hubungan sosial kita.
Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Sabtu, 8 Maret 2025. Jika Anda ingin merasa lebih dihargai oleh teman dan keluarga, saatnya mengucapkan selamat tinggal pada beberapa kebiasaan berikut!
1. Berhenti Terlalu Kritis
Pernahkah Anda merasa terus-menerus mengkritik keputusan atau tindakan orang lain? Terkadang, seiring bertambahnya usia, kita cenderung lebih mudah melihat kekurangan orang lain dan mengungkapkannya tanpa berpikir panjang.
Namun, kritik yang disampaikan tanpa kebijaksanaan bisa membuat orang menjauh. Mereka akan merasa tidak dihargai, bahkan mungkin diremehkan. Daripada terus mengkritik, cobalah mengganti komentar negatif dengan dorongan dan pengertian.
Sebagai gantinya, latihlah diri untuk memberikan kritik yang membangun, atau jika tidak perlu, lebih baik diam. Seperti pepatah, "Jika Anda tidak memiliki sesuatu yang baik untuk dikatakan, lebih baik tidak mengatakan apa pun."
2. Jangan Menyimpan Dendam
Menyimpan dendam hanya akan menjadi racun bagi diri sendiri dan hubungan Anda. Dendam membuat kita terjebak dalam emosi negatif yang akhirnya berdampak buruk pada cara kita berinteraksi dengan orang lain.
Baca Juga: 8 Kebiasaan Harian yang Membantu Anda Selalu Mendapatkan Apa yang Diinginkan: Rahasia Sukses Tanpa Hambatan
Memendam rasa sakit hati tanpa berusaha menyelesaikan masalah dapat menciptakan jarak antara Anda dan orang yang Anda cintai. Jika Anda merasa memiliki dendam terhadap seseorang, pertimbangkan untuk melepaskannya. Berkomunikasilah dengan baik dan coba selesaikan masalah dengan kepala dingin.
Mengampuni bukan berarti melupakan, tetapi itu adalah cara terbaik untuk membebaskan diri dari beban emosional dan memperbaiki hubungan yang renggang.
3. Berhenti Hidup di Masa Lalu atau Masa Depan, Fokus pada Saat Ini
Terlalu banyak menghabiskan waktu mengingat masa lalu atau mencemaskan masa depan dapat membuat kita kehilangan momen berharga dalam kehidupan saat ini. Ketika kita tidak hadir sepenuhnya, kita bisa melewatkan kesempatan untuk terhubung lebih dalam dengan teman dan keluarga.
Praktikkan mindfulness atau kesadaran penuh untuk tetap fokus pada momen sekarang. Dengan benar-benar hadir dalam setiap interaksi, kita dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan menunjukkan bahwa kita menghargai kehadiran orang lain dalam hidup kita.
4. Jangan Abaikan Perawatan Diri Sendiri
Sering kali, kita terlalu sibuk mengurus orang lain hingga lupa mengurus diri sendiri. Padahal, mengabaikan perawatan diri dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental kita, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hubungan dengan orang lain.
Ketika kita merasa lelah, stres, atau tidak bahagia, kita cenderung menjadi lebih mudah marah, kurang sabar, dan sulit menikmati waktu bersama orang-orang yang kita cintai.
Jadikan perawatan diri sebagai prioritas. Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia, seperti berjalan-jalan, membaca buku, atau sekadar bersantai. Ketika Anda merasa lebih baik secara fisik dan mental, Anda juga akan menjadi teman, pasangan, dan anggota keluarga yang lebih baik.
5. Berhenti Selalu Mengatakan "Ya"
Bersikap terlalu baik dan selalu mengatakan "ya" terhadap permintaan orang lain bisa membuat Anda merasa dimanfaatkan dan tidak dihargai. Jika Anda terus-menerus memenuhi harapan orang lain tanpa memperhatikan kebutuhan diri sendiri, pada akhirnya Anda bisa merasa kelelahan dan frustrasi.
Tetapkan batasan yang sehat. Jangan takut untuk mengatakan "tidak" jika itu memang perlu. Dengan begitu, Anda bisa lebih menghargai diri sendiri dan mengajarkan orang lain untuk melakukan hal yang sama.
6. Jangan Menghindari Percakapan yang Sulit
Menghindari percakapan yang sulit mungkin terasa nyaman dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang, itu bisa merusak hubungan. Masalah yang tidak terselesaikan dapat menumpuk menjadi kesalahpahaman dan kebencian.
Baca Juga: Berhenti Selalu Mengatakan 'Ya': Cara Melepaskan Kebiasaan Menyenangkan Orang Lain dan Menetapkan Batasan yang Sehat
Sebaliknya, hadapilah percakapan sulit dengan jujur dan penuh empati. Ungkapkan perasaan Anda dengan cara yang baik dan terbuka. Komunikasi yang sehat adalah kunci untuk membangun hubungan yang lebih kuat dan saling menghargai.
7. Jangan Lupa Mengungkapkan Rasa Terima Kasih
Mengungkapkan rasa terima kasih adalah cara sederhana namun efektif untuk mempererat hubungan. Ketika kita menunjukkan penghargaan kepada orang lain, kita tidak hanya membuat mereka merasa dihargai, tetapi juga membantu diri kita sendiri untuk lebih menyadari kebaikan di sekitar kita.
Mulailah membiasakan diri untuk mengucapkan "terima kasih" atas hal-hal kecil yang dilakukan orang lain. Baik itu pasangan yang membuatkan kopi, teman yang membantu Anda, atau keluarga yang selalu ada untuk Anda.
Kata-kata sederhana ini bisa membuat perbedaan besar dalam seberapa besar Anda merasa dihargai dan bagaimana orang lain merespons Anda.
Mengubah kebiasaan dan perilaku bukanlah sesuatu yang bisa terjadi dalam semalam. Dibutuhkan kesabaran dan usaha yang konsisten. Namun, setiap langkah kecil yang Anda ambil untuk memperbaiki hubungan dengan teman dan keluarga akan membawa dampak besar pada rasa penghargaan dan kebahagiaan dalam hidup Anda.
Jika Anda ingin merasa lebih dihargai, mulailah dengan menghilangkan kebiasaan yang bisa merusak hubungan. Dengan lebih memahami, lebih sabar, dan lebih menghargai orang-orang di sekitar Anda, Anda akan merasakan perbedaan dalam cara mereka memperlakukan Anda.
Jadi, apakah Anda siap untuk mengucapkan selamat tinggal pada perilaku-perilaku ini dan mulai membangun hubungan yang lebih sehat dan bahagia? Mulailah dari sekarang dan nikmati perubahan positif dalam hidup Anda.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
