
Ilustrasi orang yang tidak mau mengalah ketika sedang berdebat. (Pexels)
JawaPos.com – Pernah nggak sih, kamu lihat seseorang berdebat tapi tetap tenang, nggak emosi, dan pada akhirnya justru bikin orang lain setuju dengan pendapatnya? Pasti selalu ada orang yang tampil begitu, bukan?
Dari situ, kamu pasti akan sadar kalau memenangkan argumen itu bukan soal siapa yang paling keras, tapi siapa yang paling cerdas dalam mengelola percakapan.
Mau tahu rahasianya? Berikut ini delapan kebiasaan yang bisa kamu terapkan supaya bisa memenangkan argumen tanpa bikin suasana jadi panas, dikutip dari Blog Herald, Kamis (20/2).
Banyak orang salah kaprah menganggap debat itu soal membuktikan diri paling benar. Padahal, orang-orang yang jago berdebat justru melihatnya sebagai kesempatan buat belajar.
Jadi, alih-alih langsung berusaha "mengajari" orang lain, mereka yang selalu menang debat tanpa menjadi kasar lebih memilih mendengarkan dulu.
Ketika kamu masuk ke sebuah argumen dengan pikiran terbuka, lawan bicara juga akan lebih nyaman untuk berbagi perspektifnya. Ini bikin suasana jadi lebih santai dan memungkinkan diskusi berjalan lebih efektif.
Kita sering kali terlalu sibuk menyiapkan jawaban saat orang lain bicara, sampai-sampai lupa buat benar-benar mendengarkan.
Padahal, banyak konflik yang terjadi bukan karena perbedaan pendapat, tapi karena masing-masing merasa nggak didengar.
Mulai sekarang, cobalah latihan mendengarkan secara aktif. Simpan dulu ponselmu, tatap lawan bicara, dan biarkan mereka menyelesaikan kalimatnya sebelum kamu merespons. Dengan begitu, kamu menunjukkan bahwa kamu menghargai sudut pandang mereka.
Ketika argumen mulai memanas, umumnya ada kecenderungan buat ikut-ikutan naik darah. Tapi justru di situlah kuncinya: tetap tenang.
Orang-orang yang andal dalam debat tahu betul bahwa makin emosi mereka, makin sulit buat menyampaikan argumen secara logis.
Kalau mulai merasa emosi, tarik napas dulu, minum air, atau kalau perlu ajak break sebentar. Ini bukan tanda menyerah, tapi strategi biar tetap fokus dan nggak terbawa perasaan.
Menang debat bukan berarti harus menjatuhkan lawan bicara. Sebaliknya, orang yang cerdas dalam berargumen justru pandai memilih kata-kata yang membuat lawan bicara merasa dipahami.
Kamu bisa menggunakan kalimat seperti, "Aku paham kenapa kamu merasa begitu" atau "Aku bisa mengerti sudut pandangmu." Ini bukan berarti kamu setuju, tapi setidaknya membuat lawan bicara merasa dihargai, sehingga mereka lebih terbuka terhadap pendapatmu.
Sering kali, saat berdebat kita jadi menyerang pribadi lawan bicara, bukan membahas inti masalahnya. Misalnya, daripada bilang "Kamu selalu egois!", lebih baik katakan "Aku merasa nggak didengar dalam situasi ini."

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
