
Ilustrasi- Perempuan urakan dan tidak berkelas
JawaPos.com - Setiap perempuan tentu ingin tampil anggun dan berkelas dalam setiap kesempatan. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan dan cara berperilaku justru bisa memberikan kesan sebaliknya.
Sikap dan tindak tanduk seseorang memiliki peran besar dalam membentuk citra diri, bahkan lebih dari sekadar penampilan fisik. Menurut psikologi, ada beberapa perilaku yang dapat membuat perempuan terlihat urakan dan jauh dari kesan berkelas.
Mengenali dan menghindari kebiasaan-kebiasaan ini dapat membantu seseorang membangun citra yang lebih elegan dan dihormati oleh orang lain.
Melansir Geediting, menurut psikologi, berikut adalah delapan perilaku yang sebaiknya dihindari agar tetap terlihat anggun dan berwibawa.
1) Berbicara tanpa berpikir
Perempuan berkelas selalu mempertimbangkan kata-kata sebelum berbicara. Berbicara tanpa berpikir terlebih dahulu bisa membuat seseorang tampak ceroboh atau bahkan tidak sopan.
Mengutarakan pendapat secara spontan tanpa memikirkan dampaknya sering kali menciptakan kesan negatif dan dapat merusak hubungan dengan orang lain.
2) Mendominasi percakapan
Terlalu banyak bicara tanpa memberi kesempatan orang lain untuk berbicara bisa membuat seseorang tampak egois dan kurang berempati. Perempuan berkelas memahami pentingnya mendengarkan dan menjaga keseimbangan dalam percakapan.
Mereka tidak hanya berbicara tentang diri sendiri, tetapi juga menunjukkan ketertarikan terhadap orang lain dengan bertanya dan memberikan respons yang tulus.
3) Menganggap ketegasan sebagai kejujuran
Bersikap tegas memang penting, tetapi jika disalah artikan sebagai kejujuran tanpa filter, hal ini bisa menjadi masalah.
Mengungkapkan pendapat dengan kasar atau menyampaikan kritik tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain bisa membuat seseorang tampak kurang bijaksana. Perempuan berkelas tetap bisa bersikap jujur tanpa harus menyakiti atau merendahkan orang lain.
4) Menggunakan terlalu banyak kata pengisi
Terlalu sering menggunakan kata-kata pengisi seperti "ehm," "kayak," atau "gitu" saat berbicara bisa mencerminkan kurangnya kepercayaan diri atau ketidaksiapan dalam berkomunikasi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
