
Ilustrasi- Orang yang tak tahan dengan pesan WA Voicenote (pikisuperstar-freepik)
JawaPos.com - WhatsApp telah menjadi salah satu aplikasi komunikasi yang paling banyak digunakan di dunia. Selain pesan teks, fitur voicenote atau pesan suara juga sering dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi dengan cepat.
Namun, tidak semua orang menyukai pesan dalam bentuk rekaman suara. Bagi sebagian orang, voicenote justru terasa kurang praktis, mengganggu, atau memakan waktu lebih lama dibandingkan membaca teks.
Fenomena ini bukan sekadar preferensi pribadi, tetapi juga bisa dijelaskan dari sisi psikologi. Mengapa ada orang yang lebih memilih teks dan enggan menerima voicenote? Melansir News Report, berikut adalah beberapa alasan psikologis yang melatarbelakanginya.
1. Mengutamakan Efisiensi
Orang yang tidak suka voicenote biasanya lebih menghargai efisiensi. Mereka merasa bahwa teks jauh lebih cepat untuk dibaca dan dipahami dibandingkan harus mendengarkan rekaman suara yang sering kali lebih panjang dari yang diperlukan.
2. Ingin Mengontrol Waktu Mereka Sendiri
Mendengarkan voicenote memerlukan waktu khusus, berbeda dengan teks yang bisa dibaca sekilas. Orang yang memiliki jadwal padat atau suka mengatur ritme kerja sendiri sering kali merasa voicenote mengganggu alur aktivitas mereka.
3. Mudah Frustasi dengan Informasi yang Tidak Perlu
Banyak voicenote berisi pengulangan kata atau informasi yang bisa disampaikan lebih ringkas melalui teks. Individu yang mudah merasa frustasi dengan detail yang tidak relevan cenderung menghindari pesan suara karena dianggap membuang waktu.
4. Lebih Menyukai Kejelasan Daripada Ambiguitas
Teks memberikan kejelasan karena bisa langsung dipahami tanpa perlu memproses intonasi atau ekspresi suara. Orang yang lebih nyaman dengan komunikasi yang to the point cenderung enggan menerima voicenote yang terkadang kurang langsung pada inti pembicaraan.
5. Memproses Informasi Secara Visual
Menurut psikologi, ada orang yang lebih mudah memahami informasi dalam bentuk tulisan dibandingkan audio. Mereka lebih suka membaca teks karena bisa dipindai dengan cepat, dibandingkan harus mendengarkan rekaman dari awal hingga akhir.
6. Menghargai Waktu Orang Lain
Orang yang tidak suka voicenote sering kali berpikir bahwa komunikasi harus efektif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Mereka cenderung merasa bahwa mengirim teks adalah bentuk penghormatan terhadap waktu penerima pesan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
