
Ilustrasi mengecek handphone pasangan yang sebaiknya tidak dilakukan (freepik)
JawaPos.com - Mengecek handphone pasangan sering kali dianggap sebagai cara untuk memastikan kesetiaan dalam hubungan. Padahal, tindakan ini bisa membawa dampak buruk yang tidak terduga. Kebiasaan ini bukan hanya merusak kepercayaan, tetapi juga bisa menimbulkan konflik yang berakhir dengan penyesalan.
Mengutip penuturan Cate Campbell, terapis hubungan dan trauma bersertifikat BACP, melalui laman artikel Independent.co.uk, memeriksa handphone pasangan dalam suatu hubungan merupakan topik yang kontroversial. Hal ini berkaitan erat dengan komitmen dan kepercayaan, yang menurut Campbell lebih baik dihindari.
"Godaan untuk memeriksa handphone pasangan harus ditahan. Jika kamu merasa tergoda untuk melakukannya, penting untuk mempertimbangkan dampaknya, apa yang ingin kamu dapatkan, dan alternatif lain yang bisa memenuhi kebutuhanmu," jelas Campbell, Selasa (11/2).
Untuk itu, dilansir melalui laman Medium, ada empat alasan kuat kenapa kamu sebaiknya tidak mengecek handphone pasanganmu. Berikut ulasan lengkapnya:
1. Menghormati Privasi Pasangan
Privasi adalah hal yang sangat penting dalam hubungan. Handphone adalah ruang pribadi yang menyimpan banyak hal, mulai dari pesan, foto, hingga aplikasi yang sering digunakan.
Saat kamu menghormati privasi pasangan, itu menunjukkan bahwa kamu memahami dan menghargai keberadaannya sebagai individu yang punya hak atas ruang pribadinya sendiri.
Mengecek handphone pasangan bukanlah bukti cinta, justru sebaliknya. Tindakan ini menunjukkan kurangnya kepercayaan dan bisa membuat hubungan menjadi tidak sehat.
Jika kamu benar-benar mencintai pasanganmu, biarkan dia memiliki ruangnya sendiri tanpa harus merasa diawasi atau dicurigai jangan sampai kamu merasa menyesal belakangan setelah memeriksa handphonenya secara diam-diam.
2. Kepercayaan adalah Fondasi Hubungan
Setiap hubungan yang sehat selalu dibangun di atas kepercayaan. Tanpa kepercayaan, hubungan akan penuh dengan kecurigaan dan kecemasan yang tidak perlu. Jika kamu merasa harus mengecek handphone pasangan, artinya ada sesuatu yang perlu diperbaiki dalam hubungan kalian, bukan dalam handphone pasanganmu.
Ketika kepercayaan sudah terjalin dengan baik, kamu tidak akan merasa perlu untuk mencari tahu isi handphone pasangan. Sebab, kamu tahu bahwa dia akan selalu jujur dan terbuka kepadamu. Daripada membuang waktu mencari kesalahan, lebih baik fokus membangun kepercayaan agar hubungan semakin kuat.
3. Komunikasi Lebih Baik Daripada Mengintip
Jika kamu merasa ada sesuatu yang mengganjal dalam hubungan, cara terbaik untuk menyelesaikannya adalah dengan berbicara langsung. Mengintip handphone pasangan tidak akan membuat masalah selesai, justru bisa memperburuk keadaan. Pasangan bisa merasa tersinggung, tidak dihargai, dan akhirnya justru menjauh darimu.
Komunikasi adalah kunci dalam hubungan yang sehat. Jika ada yang mengganggu pikiranmu, ungkapkan dengan jujur dan terbuka. Dengan begitu, kamu dan pasangan bisa saling memahami dan mencari solusi bersama tanpa harus melanggar batasan privasi satu sama lain.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
