
ilustrasi seorang suami yang buruk namun menjadi ayah yang hebat
JawaPos.com - Kehilangan sosok ayah di kehidupan bisa memberikan dampak yang mendalam, memengaruhi perkembangan emosi dan mental seseorang.
Meski tantangan ini berat, tetapi perjalanan penyembuhan tetap mungkin dilakukan.
Dengan tekad dan dukungan yang tepat, seseorang mampu mengatasi luka tersebut, sekaligus membangun kekuatan dan ketahanan pribadi yang lebih tangguh.
Proses ini membuka jalan bagi pertumbuhan yang lebih positif dan pemahaman diri secara lebih utuh, walau harus menghadapi kehilangan tersebut.
Dirangkum dari Etherapypro, berikut beberapa cara mengatasi dampak psikologis anak yang kehilangan sosok ayah supaya menjadi pribadi lebih dewasa.
1. Mencari dukungan profesional
Dukungan dari para profesional sangat krusial untuk membantu proses penyembuhan bagi orang yang mengalami dampak dari kehilangan sosok ayah.
Terapis, konselor, dan profesional kesehatan mental punya peran penting guna memberikan bimbingan secara tepat.
Selain itu, mereka juga akan menawarkan berbagai pendekatan yang efektif, serta menciptakan ruang aman dan mendukung bagi anak agar mengeksplorasi emosi, pengalaman, dan permasalahan yang terkait dengan absennya ayah dalam hidup mereka.
Melalui pendekatan ini, anak akan lebih memahami perasaan yang mereka rasakan, memperoleh wawasan mendalam, dan mulai mengatasi luka emosional yang mungkin telah bertahan lama, sehingga mereka mampu melanjutkan perjalanan hidup dengan ketenangan pikiran dan ketahanan yang lebih kuat.
2. Menumbuhkan kesadaran dan kasih sayang kepada diri sendiri
Mengembangkan kesadaran diri dan mempraktikkan kasih sayang terhadap diri sendiri menjadi langkah sangat penting untuk proses penyembuhan, terutama bagi mereka yang merasa terdampak akibat ketidakhadiran figur ayah.
Dengan mengambil waktu mengeksplorasi emosi yang muncul, memahami pengalaman-pengalaman yang berkaitan dengan absennya ayah, dan secara sadar menumbuhkan rasa kasih sayang pada diri sendiri, anak dapat mulai menyembuhkan luka emosional yang mungkin telah tertinggal lama.
Proses ini tidak hanya membantu mengatasi kesedihan atau kekecewaan yang ada, namun juga memungkinkan mereka membangun kembali rasa percaya diri yang lebih kuat dan lebih positif.
Dengan langkah-langkah ini, anak bisa menciptakan fondasi yang lebih kokoh terhadap pertumbuhan pribadi yang lebih sehat dan penuh harapan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
