Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Februari 2025 | 00.35 WIB

Sering Berpikiran Negatif? Simak, 5 Kebiasaan yang Bikin Seseorang Selalu Merasakan Kesepian

Ilustrasi wanita kesepian. (Freepik) - Image

Ilustrasi wanita kesepian. (Freepik)

JawaPos.com – Kesepian bisa menjadi hal yang sulit diatasi, dan sering kali berkaitan dentang kesendirian secara fisik namun juga pemikiran beserta mental seseorang.

Menurut psikologi, ada kebiasaan tertentu yang tampaknya dimiliki oleh orang-orang yang sering mengalami kesepian. Mengidentifikasi perilaku ini dapat menjadi langkah awal untuk memahami dan mengatasi perasaan terisolasi.

Dilansir dari laman Hack Spirit, berikut 5 kebiasaan yang dilakukan seseorang dalam mengalami kesendirian hingga sering kali merasakan kesepian.

  1. Sebagai ‘Lone Wolf’

Psikologi sering membicarakan tentang perilaku ‘Lone Wolf' atau serigala tunggal, dimana ada hubungan kuat antara perilaku seseorang yang sering mengalami kesendirian hingga perasaan kesepian kronis.

Istilah ‘Lone wolf’ merujuk pada seseorang yang lebih suka menyendiri, entah karena pilihan atau keadaan. Mereka cenderung mengisolasi diri dari orang lain, sering kali menghindari situasi dan pergaulan sosial.

Menjadi introvert atau menikmati waktu sendiri belum tentu hal yang buruk. Namun, jika menjadi kebiasaan, hal itu dapat menyebabkan perasaan kesepian dan terisolasi.

Kebiasaan ‘lone wolf’ bisa menjadi lingkaran setan. Semakin Anda mengisolasi diri, semakin Anda merasa kesepian.

Semakin Anda merasa kesepian, semakin Anda mengisolasi diri. Ini adalah pola yang sulit untuk dilepaskan, tetapi mengenalinya adalah langkah pertama menuju perubahan.

  1. Selalu mencari validasi orang lain

Mencari validasi dari orang lain bisa jadi jalan yang licin. Wajar dan sehat untuk menginginkan kepastian atau persetujuan dari waktu ke waktu, tetapi jika itu menjadi kebutuhan yang terus-menerus, itu dapat menyebabkan perasaan kesepian.

Hal ini karena mengandalkan orang lain untuk mendapatkan harga diri dapat menciptakan ketergantungan emosional, yang dapat mengisolasi. Artinya, rasa harga diri Anda bergantung pada pendapat orang lain.

Orang yang sering mencari validasi dari orang lain menunjukkan tingkat kesepian yang lebih tinggi. Hal ini nampak terlihat bahwa semakin kita bergantung pada validasi eksternal, semakin kita merasa terisolasi.

Sangat penting untuk mengembangkan rasa harga diri yang kuat yang datang dari dalam, terlepas dari persetujuan atau ketidaksetujuan orang lain.

  1. Menghindari pengalaman baru

Keluar dari zona nyaman mungkin menakutkan, tetapi itu juga cara kita tumbuh dan membuat koneksi baru.

Orang yang sering merasa kesepian mungkin menghindari pengalaman baru. Mereka berpegang pada apa yang mereka ketahui, dan meskipun hal ini mungkin terasa aman, hal ini juga dapat membuat mereka merasa terisolasi.

Dengan tidak mencoba hal baru atau bertemu orang baru, mereka membatasi kesempatan untuk terhubung. Mereka mungkin kehilangan kesempatan untuk menjalin persahabatan atau pengalaman yang dapat membantu meredakan rasa kesepian mereka.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore