
Ilustrasi dompet yang kosong. (Drobotdean/Freepik)
JawaPos.com – Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan penuh tantangan finansial, pemahaman tentang manajemen keuangan pribadi yang baik sangat dibutuhkan agar tidak boncos terus-terusan.
Banyak orang yang terjebak pada gaya hidup yang tidak terkendali, yang akhirnya mengganggu stabilitas keuangan dan bahkan terjebak dalam hutang. Imbasnya, uang yang susah payah dikumpulkan meluap begitu saja.
Manajemen keuangan yang baik bukan soal berapa banyak uang yang dihasilkan, tetapi bagaimana cara kita mengelola dan membelanjakannya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kesalahan-kesalahan finansial agar terhindar dari situasi keuangan yang buruk.
Seperti dilansir dari The Sense Hub, berikut ini tujuh kesalahan keuangan yang wajib Anda hindari.
Banyak orang yang mengabaikan untuk membuat dana darurat karena dirasa tidak penting. Padahal, dana darurat sangat krusial untuk manajemen keuangan jangka panjang, untuk menghadapi kondisi finansial yang tidak terduga. Tanpa dana darurat, pengeluaran mendadak dapat membuat situasi keuangan Anda tambah kacau.
Menyisihkan uang untuk dana darurat memanglah tidak mudah, terutama jika ada banyak tagihan yang harus dibayar. Idealnya, kisaran jumlah dana darurat adalah satu tahun pendapatan. Namun, jika terasa berat, Anda bisa mulai perlahan dari tiga bulan pendapatan sampai enam bulan pendapatan.
Tentukanlah target Anda dan terus lakukan dengan konsisten. Bahkan, menyisihkan sebagian kecil gaji Anda untuk dana darurat secara teratur akan terus bertambah banyak seiring waktu.
Ketakutan berlebihan akan ketinggalan tren di media sosial atau FOMO (fear of missing out) hanya akan membuat manajemen keuangan Anda berantakan. Perilaku ini sering kali mendorong perilaku belanja yang berlebihan demi menyesuaikan tren, sehingga dapat mengakibatkan pengeluaran meningkat.
Untuk mencegah perilaku ini, fokuslah pada tujuan keuangan Anda dan lakukan pembelian yang bermanfaat serta selaras dengan kebutuhan Anda. Selain itu, bijaklah dalam menggunakan media sosial dan berhenti mengikuti gaya hidup orang lain untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Membelanjakan diri Anda sebagai self-reward sesekali memang perlu dilakukan. Tetapi, pastikan agar Anda secara konsisten menyisihkan uang untuk rencana finansial Anda. Membuat rencana finansial sangat krusial untuk memudahkan Anda melakukan manajemen keuangan.
Untuk melakukannya, Anda dapat memantau dan memperhatikan kebutuhan atau pengeluaran kecil setiap bulannya. Kemudian, buatlah rencana yang dibutuhkan untuk mengatur dan membuat tabungan jangka panjang.
Saat sedang stres, kebanyakan orang akan melakukan impulsive buying untuk meningkatkan suasana hatinya. Impulsive buying adalah perilaku membeli secara berlebihan yang tidak dipertimbangkan secara matang. Terkadang, kita akan merasa puas ketika membeli suatu benda atau barang.
Jika dilakukan terus-menerus, perilaku ini bisa berbahaya karena pengeluaran akan meningkat dan membuat keuangan Anda bertambah buruk. Oleh karena itu, temukanlah cara lain untuk mengatasi stres Anda agar tidak terjebak dalam perilaku impulsive buying, yang akan Anda sesali di kemudian hari.
Langganan bulanan dengan jumlah yang kecil mungkin tampak sepele. Namun, lama-kelamaan, Anda bisa mengalami kesulitan keuangan karena tagihan terus bertambah setiap bulannya. Terlebih, jika Anda tidak memiliki pemasukan yang tetap.
Oleh sebab itu, pikirkan baik-baik apakah Anda benar-benar membutuhkannya sebelum mulai berlangganan bulanan. Kemudian, sangat penting untuk terus memantau dan melakukan audit keuangan tiap bulan untuk memeriksa pengeluaran dan pemasukan Anda. Gunakanlah uang Anda dengan bijak agar bisa melindungi diri Anda dari kesulitan keuangan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
