
7 Ciri Kepribadian Orang yang Mengejar Validasi di Media Sosial
JawaPos.com - Di era digital ini, media sosial bukan sekadar tempat berbagi momen, tetapi juga ajang mencari pengakuan.
Banyak orang yang mengejar validasi dengan berbagai cara, mulai dari sekadar menunggu jumlah like hingga merasa cemas jika unggahan mereka kurang mendapat respons.
Hal ini bukan hanya soal eksistensi, tapi juga bisa mencerminkan kepribadian seseorang. Nah, kalau kamu penasaran, Geediting.com pada Minggu (2/2) berikut ini adalah tujuh ciri orang yang terus-menerus mencari validasi di media sosial.
1. Mengukur Harga Diri Berdasarkan Jumlah Like
Bagi sebagian orang, jumlah like, komentar, dan share bukan sekadar angka, tapi menjadi tolak ukur harga diri. Orang yang mengejar validasi di media sosial sering kali merasa senang jika unggahan mereka mendapat banyak perhatian.
Sebaliknya, jika engagement rendah, mereka bisa langsung merasa kurang berharga atau bahkan berpikir ada yang salah dengan diri mereka.
Ini mirip seperti roller coaster emosional: ketika postingan viral, mereka merasa sangat percaya diri, tapi saat sepi like, mereka bisa merasa tidak cukup baik. Akibatnya, media sosial bukan lagi tempat berbagi kesenangan, melainkan ajang kompetisi untuk mendapatkan pengakuan.
2. Perbandingan Sosial dengan Orang Lain
Kalau kamu pernah melihat seseorang yang selalu ingin unggahannya terlihat lebih "wah" dibandingkan orang lain, bisa jadi mereka sedang terjebak dalam perangkap perbandingan sosial.
Orang dengan perilaku seperti ini selalu membandingkan hidup mereka dengan orang lain. Mulai dari liburan yang lebih mewah, makanan yang lebih fancy, hingga pencapaian yang lebih prestisius.
Masalahnya, perbandingan ini sering kali hanya berdasarkan tampilan luar yang sudah dikurasi dengan baik. Padahal, apa yang terlihat di media sosial belum tentu mencerminkan kehidupan nyata.
Ketika seseorang terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain, kebahagiaan mereka pun ikut bergantung pada seberapa menarik hidup mereka terlihat di dunia maya.
3. Over Sharing
Kita semua punya teman yang hampir setiap jam mengunggah update, mulai dari bangun tidur, makan siang, jalan-jalan sore, sampai curhat panjang di story. Fenomena ini disebut oversharing dan bisa menjadi tanda seseorang sedang mencari validasi.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mengunggah rutinitas harian mereka cenderung merasa lebih kesepian.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
