Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Januari 2025 | 20.17 WIB

Kata Psikologi: 6 Ciri Kepribadian Orang yang Memiliki Banyak Baju di Lemari Tapi Sering Mengenakan Pakaian yang Itu-itu Saja

Pakaian. (pexels.com) - Image

Pakaian. (pexels.com)

JawaPos.com - Sebagian dari kita pasti punya lemari yang penuh dengan pakaian dari berbagai merek dan model. Tapi anehnya, beberapa orang lebih sering terlihat memakai pakaian yang sama setiap harinya. 

Kalau dipikir-pikir, kenapa ya ada orang yang punya banyak baju, tetapi malah sering mengenakan pakaian yang sama terus-menerus? Ternyata, ada alasan psikologi dan ciri kepribadian tertentu yang bisa menjelaskan hal ini. 

Dilansir dari laman Geediting.com pada Rabu (29/1) yuk, kita bahas satu per satu!

1. Lebih Menjunjung Kenyamanan Dibandingkan Gaya Fashion

Bagi sebagian orang, kenyamanan adalah segalanya. Mereka lebih suka pakaian yang lembut, pas, dan mudah dipakai daripada pakaian yang modis tapi ribet. 

Meskipun punya banyak baju, mereka cenderung kembali ke celana jogger kesayangan atau kaus yang sudah bertahun-tahun dipakai karena itu memberikan rasa nyaman dan aman.

Kenyamanan ini menjadi prioritas utama, sehingga mereka tidak terlalu peduli dengan perubahan tren fashion.

2. Punya Nilai Sentimental pada Pakaian Tertentu

Pernah merasa sayang melepas pakaian yang sudah lama? Nah, ini adalah salah satu alasan kenapa orang yang mengenakan pakaian yang sama terus-menerus tetap mempertahankan pilihannya. Mereka mungkin punya hubungan emosional dengan pakaian itu. 

Misalnya, kaus dari konser pertama mereka, sweater yang diberikan oleh orang tersayang, atau bahkan pakaian yang menemani mereka di momen-momen penting. Secara psikologi, kenangan ini menambah nilai sentimental yang membuat mereka enggan beralih ke pakaian lain.

3. Enggan Ribet Mengambil Keputusan

Pilihan pakaian setiap hari sebenarnya bisa menjadi salah satu bentuk decision fatigue, yaitu kelelahan mental akibat membuat banyak keputusan. Mereka yang punya banyak baju justru sering merasa kebingungan memilih. 

Untuk menghindari stres ini, mereka lebih suka kembali ke pakaian yang sudah terbukti nyaman, praktis, dan cocok di segala situasi. Jadi, bukan malas, tapi ini cara mereka menyederhanakan hidup.

4. Tampilan Khas yang Sudah Jadi Identitas Diri

Beberapa orang memiliki gaya khas yang menjadi bagian dari identitas mereka. Misalnya, Steve Jobs dengan turtleneck hitamnya atau Mark Zuckerberg dengan kaus abu-abu. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore