
Pakaian. (pexels.com)
JawaPos.com - Sebagian dari kita pasti punya lemari yang penuh dengan pakaian dari berbagai merek dan model. Tapi anehnya, beberapa orang lebih sering terlihat memakai pakaian yang sama setiap harinya.
Kalau dipikir-pikir, kenapa ya ada orang yang punya banyak baju, tetapi malah sering mengenakan pakaian yang sama terus-menerus? Ternyata, ada alasan psikologi dan ciri kepribadian tertentu yang bisa menjelaskan hal ini.
Dilansir dari laman Geediting.com pada Rabu (29/1) yuk, kita bahas satu per satu!
1. Lebih Menjunjung Kenyamanan Dibandingkan Gaya Fashion
Bagi sebagian orang, kenyamanan adalah segalanya. Mereka lebih suka pakaian yang lembut, pas, dan mudah dipakai daripada pakaian yang modis tapi ribet.
Meskipun punya banyak baju, mereka cenderung kembali ke celana jogger kesayangan atau kaus yang sudah bertahun-tahun dipakai karena itu memberikan rasa nyaman dan aman.
Kenyamanan ini menjadi prioritas utama, sehingga mereka tidak terlalu peduli dengan perubahan tren fashion.
2. Punya Nilai Sentimental pada Pakaian Tertentu
Pernah merasa sayang melepas pakaian yang sudah lama? Nah, ini adalah salah satu alasan kenapa orang yang mengenakan pakaian yang sama terus-menerus tetap mempertahankan pilihannya. Mereka mungkin punya hubungan emosional dengan pakaian itu.
Misalnya, kaus dari konser pertama mereka, sweater yang diberikan oleh orang tersayang, atau bahkan pakaian yang menemani mereka di momen-momen penting. Secara psikologi, kenangan ini menambah nilai sentimental yang membuat mereka enggan beralih ke pakaian lain.
3. Enggan Ribet Mengambil Keputusan
Pilihan pakaian setiap hari sebenarnya bisa menjadi salah satu bentuk decision fatigue, yaitu kelelahan mental akibat membuat banyak keputusan. Mereka yang punya banyak baju justru sering merasa kebingungan memilih.
Untuk menghindari stres ini, mereka lebih suka kembali ke pakaian yang sudah terbukti nyaman, praktis, dan cocok di segala situasi. Jadi, bukan malas, tapi ini cara mereka menyederhanakan hidup.
4. Tampilan Khas yang Sudah Jadi Identitas Diri
Beberapa orang memiliki gaya khas yang menjadi bagian dari identitas mereka. Misalnya, Steve Jobs dengan turtleneck hitamnya atau Mark Zuckerberg dengan kaus abu-abu.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
