Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Januari 2025 | 22.42 WIB

Menurut Pakar, Orang yang Mampu Membaca Pikiran Orang Lain Kerap Memiliki 6 Keahlian Ini Saat Berinteraksi Sosial

Ilustrasi orang yang bisa membaca pikiran orang lain. - Image

Ilustrasi orang yang bisa membaca pikiran orang lain.

JawaPos.com - Meskipun manusia itu bukan cenayang atau ahli dalam mengetahui pikiran orang lain, tapi ada diantara mereka yang mampu membaca pikiran baik gestur tubuh, tatapan mata, hingga cara berbicara.

Dilansir dari laman Your Tango pada (26/01) menurut pakar, orang yang mampu membaca pikiran orang lain kerap memiliki 6 keahlian ini saat berinteraksi sosial :

1. Mereka memperhatikan mata seseorang

Satu petunjuk yang harus diperhatikan adalah jika seseorang yang kamu ajak bicara menghindari kontak mata. Itu memberi tahu bahwa mereka mungkin berbohong atau setidaknya menyembunyikan sesuatu darimu.

2. Mereka memperhatikan petunjuk non-verbal

Niat dan sentimen seseorang dapat disimpulkan banyak dari bahasa tubuh mereka. Seperti halnya enyilangkan tangan (yang dapat ditafsirkan sebagai sikap defensif), menghindari kontak mata (gugup atau tidak jujur), kontak mata langsung (agresi atau kepercayaan diri), dan postur (postur terbuka dapat menunjukkan keterbukaan dan kenyamanan, sementara postur tertutup dapat menunjukkan sebaliknya).

Untuk membaca bahasa tubuh dan memahami niat seseorang, perhatikan baik-baik ekspresi wajah, postur, kontak mata, gerak tubuh, dan orientasi tubuh secara keseluruhan.

Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan di Frontiers in Psychology menyimpulkan bahwa isyarat nonverbal ini dapat mengungkapkan perasaan dan tingkat keterlibatan mereka yang sebenarnya, apakah mereka itu tertarik, nyaman, cemas, atau tidak terlibat dalam percakapan dan situasi.

3. Mampu menafsirkan nada bicara

Pola bicara seseorang sering mengungkapkan lebih banyak tentang mereka daripada kata-kata yang sebenarnya. Suara yang stabil dan tenang dapat menunjukkan kepercayaan diri, sedangkan berbicara dengan cepat disertai nada lebih keras dapat menunjukkan kecemasan atau antusiasme.

4. Mereka melihat gerakan gelisah atau tidak nyaman

Seseorang yang memegang tubuh mereka dengan kaku (lengan terlipat, lutut saling bertautan) akan merasa tidak nyaman, mungkin takut, untuk membuka diri kepadamu. Lutut, kaki, atau tangan mampu menafsirkan kegelisahan, serta ketidakmampuan untuk duduk diam menimbulkan kecemasan.

Terus-menerus memperbaiki rambut atau menyesuaikan pakaian membuat kesadaran diri dan rasa tidak aman. Ketidakmampuan untuk menatap mata mungkin berarti rasa malu, kesadaran diri, atau takut akan apa yang mungkin dilihat di mata mereka.

Sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan oleh Frontiers in Psychology menyimpulkan bahwa dengan tetap hadir dan bersikap hormat, kamu akan berada di jalan yang baik untuk memahami cara menggunakan bahasa tubuh secara efektif.

5. Mereka dapat membaca jeda diam

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore