Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Januari 2025 | 02.17 WIB

8 Tipe Orang yang Sebenarnya Tidak Layak Mendapatkan Waktu dan Energi Kamu, Menurut Psikologi

Ilustrasi pria yang selalu selingkuh dalam hubungan. (freepik)

JawaPos.com - Dalam hidup, kita sering kali terjebak dalam hubungan yang toxic, baik itu dalam persahabatan maupun hubungan personal. Tidak jarang, kita merasa tertekan dan kehabisan energi karena orang-orang tertentu di sekitar kita. Menurut psikologi, ada beberapa tipe orang yang sebaiknya tidak mendapatkan waktu dan energi kita, karena mereka hanya akan membuat kita merasa lelah dan tak dihargai.

Memang, tidak ada yang ingin menilai orang lain dengan buruk. Namun, penting untuk menjaga kesejahteraan diri agar kita bisa fokus pada hubungan yang lebih sehat dan positif. Dilansir dari Geediting pada Kamis (23/1), berikut adalah delapan tipe orang yang sebaiknya kamu hindari agar tidak menguras tenaga dan emosimu.

1. Si Korban Abadi

Tipe orang ini selalu merasa dirinya yang paling menderita. Apa pun yang terjadi dalam hidup mereka, selalu ada alasan eksternal yang membuat segala sesuatunya berjalan salah. Jika terlambat, mereka tidak pernah mengakui kesalahan dalam mengatur waktu. Sebaliknya, mereka akan menyalahkan macet, alarm yang tidak berbunyi, atau bahkan anjing yang memakan tugas sekolah mereka.

Berhubungan dengan orang seperti ini bisa sangat melelahkan karena hubungan menjadi satu sisi, di mana kamu terus memberikan dukungan tanpa mendapat balasan. Mereka bahkan bisa membuatmu merasa bersalah jika kamu tidak cukup mendukung mereka.

2. Si Positif Berlebihan

Di permukaan, orang dengan sikap positif tentu terlihat menyenangkan. Namun, orang yang selalu mengabaikan kenyataan dan berfokus hanya pada sisi cerah hidup, bisa menjadi beban juga. Sikap ini bisa membuatmu merasa tidak didengar atau diabaikan, terutama jika kamu sedang menghadapi masa sulit.

Jika kamu sedang bersedih, mereka mungkin hanya memberi komentar seperti "lihat sisi positifnya" atau "tetap semangat," yang meskipun berniat baik, justru terkesan tidak empatik. Kita perlu ruang untuk merasakan dan mengatasi perasaan negatif, bukan hanya dipaksa untuk tersenyum.

3. Si Pengeluh Terus-Menerus

Kamu pasti tahu ada orang yang selalu mengeluh tentang segala hal, dari cuaca panas, makanan yang kurang enak, hingga layanan yang lambat. Orang-orang ini memiliki kebiasaan untuk menemukan masalah di setiap sudut kehidupan mereka.

Berdasarkan penelitian, otak manusia cenderung lebih fokus pada informasi negatif. Berada di sekitar orang yang selalu mengeluh bisa memengaruhi suasana hati dan perspektif kita. Tanpa kita sadari, kita bisa ikut-ikutan merasa pesimis atau bahkan cemas, yang berpotensi merusak keseimbangan emosional.

4. Si Terlalu Bergantung

Memang, kita semua butuh bantuan dari orang lain, tetapi ada orang yang terlalu bergantung pada orang lain untuk memenuhi kebutuhan emosional, finansial, atau fisiknya. Mereka mungkin merasa tidak percaya diri atau pernah mengalami peristiwa yang membuat mereka merasa tidak berdaya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore