
Jiaozi, makanan wajib yang dapat membawa keberuntungan saat Imlek. (Pexels)
JawaPos.com - Tahun Baru Imlek bukan hanya momen untuk merayakan kebersamaan keluarga dan teman, tetapi juga kesempatan untuk membawa keberuntungan ke dalam hidup untuk setahun kedepan.
Dalam tradisi Tionghoa, makanan tidak hanya soal rasa, tetapi juga memiliki simbol dan arti yang mendalam. Memasukkan makanan keberuntungan ke dalam menu Tahun Baru Imlek dapat menjadi cara untuk menyambut Tahun Ular 2025 dengan penuh harapan dan kemakmuran.
Lalu, apa saja makanan yang dianggap bisa membawa keberuntungan untuk Tahun Baru Imlek 2025? Berikut 12 makanan tradisional yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran, dikutip dari Readers Digest, Rabu (22/1).
Pangsit (Jiaozi)
Pangsit atau jiaozi, adalah makanan yang sangat identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Bentuk pangsit yang menyerupai batangan emas kuno Tiongkok menjadikannya simbol dari kekayaan dan kemakmuran.
Konon, semakin banyak lipatan pada pangsit, semakin besar keberuntungan yang akan datang. Oleh karena itu, pangsit tidak hanya dimakan untuk kenikmatan rasa, tetapi juga dianggap membawa harapan agar hidup lebih makmur di tahun yang baru.
Lumpia (Spring Rolls)
Lumpia yang digoreng hingga keemasan, memiliki simbol kekayaan yang kuat dalam budaya Tionghoa. Bentuk lumpia yang memanjang dan warna keemasannya melambangkan batang emas, yang dianggap sebagai lambang kemakmuran. Oleh karena itu, lumpia sering disajikan saat perayaan Imlek sebagai harapan akan datangnya rezeki yang melimpah dan keberuntungan di tahun yang baru.
Kue Keranjang (Nian Gao)
Kue keranjang atau nian gao, merupakan salah satu makanan khas Imlek yang melambangkan pertumbuhan dan kemajuan. Kue yang terbuat dari ketan ini dipercaya dapat membawa energi baik untuk berkembang dalam berbagai aspek kehidupan, seperti karier, kesehatan, dan pendidikan. Dengan teksturnya yang kenyal, kue keranjang juga melambangkan keteguhan dan keberlanjutan dalam mencapai tujuan hidup.
Bola-Bola Ketan (Tang Yuan)
Bola ketan, atau tang yuan, adalah hidangan manis yang memiliki makna mendalam tentang keharmonisan keluarga. Bentuknya yang bulat melambangkan kebersamaan dan ikatan yang erat antara anggota keluarga. Tang yuan juga dipercaya membawa harapan untuk tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian dalam keluarga sepanjang tahun.
Sayuran Buddha (Lo Han Jai)
Lo Han Jai merupakan hidangan vegetarian yang menggabungkan berbagai jenis sayuran. Hidangan ini melambangkan kemurnian dan pencerahan, serta keseimbangan dalam hidup. Dianggap sebagai makanan yang mendatangkan kesehatan, lo han jai sering kali dikonsumsi saat Tahun Baru Imlek sebagai cara untuk membersihkan tubuh dan pikiran, serta meraih kesejahteraan dan pencerahan spiritual.
Ikan Utuh (Da Yu)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
