Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Januari 2025 | 18.37 WIB

5 Kebiasaan Sehari-hari yang Memperburuk Depresi, Salah Satunya Bergaul dengan Orang Toxic

Bergaul dengan orang toxic adalah salah satu kebiasaan yang bisa memperburuk depresi (freepik) - Image

Bergaul dengan orang toxic adalah salah satu kebiasaan yang bisa memperburuk depresi (freepik)

JawaPos.com – Depresi telah menjadi permasalahan yang nyata di kalangan masyarakat mulai dari pelajar hingga orang dewasa sekalipun. Bahkan parahnya, depresi telah menyerang lebih dari 350 juta orang di dunia.

Selain itu, di Amerika Serikat saja saat ini terdapat lebih dari 27 juta orang yang rutin mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi depresi. Oleh sebab itu sangat penting untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat memperburuk depresi.

Dilansir dari laman Psychology Spot, Rabu (22/1) terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa memperburuk depresi :

  1. Menjadi terlalu stres

Pada dasarnya stres itu berbahaya dalam segala hal dan masalahnya hal ii kerap bertentangan dengan kepercayaan umum. Stres tidak hanya menyebabkan kecemasan tetapi juga dapat menyebabkan depresi.

Stres menyebabkan peningkatan hormon kortisol yaitu hormon yang kadarnya luar biasa tinggi pada saat orang yang depresi.

Pasalnya hormon ini bisa menyebabkan mudah tersinggung, merusak ingatan dan menimbulkan rasa lelah dan letih.

  1. Tidurnya kurang baik dan beberapa jam

Orang yang mengalami depresi sering kali mengalami masalah tidur, mereka sering terbangun di tengah malam dan tidak dapat tertidur. Akan tetapi diketahui juga bahwa orang yang mengalami gangguan tidur seperti insomnia sangat rentan mengalami depresi.

Sebagian jawabannya terletak pada melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur kita dan juga berubah selama gejala depresi. Bahkan baru-baru ini ditemukan bahwa beberapa gejala depresi mereka saat orang mengonsumsi melatonin.

  1. Makan makanan yang tidak memadai

Makanan yang kita konsumsi sebagai bagian dari pola makan sehari-hari memengaruhi metabolisme kita dan dalam jangka panjang dapat memperparah kondisi emosional tertentu.

Faktanya telah terbukti bahwa makanan yang mengandung gula olahan, karbohidrat sederhana dan lemak yang dapat memperburuk depresi. Selain itu makanan ini juga menyebabkan mudah tersinggung dan lelah.

  1. Bergaul dengan orang-orang yang negatif

Salah satu langkah terpenting untuk keluar dari depresi adalah belajar menata ulang pikiran yang negatif. Yaitu mengubah keyakinan yang membuat Anda merasa buruk dan memengaruhi harga diri Anda menjadi yang lebih positif.

Namun, jika Anda mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang beracun dan negatif akan sangat sulit bagi Anda untuk mencapainya.

Orang-orang yang toxic adalah mereka yang selalu mengeluh tentang segala hal yang tidak mau bertanggung jawab atas tindakan mereka dan yang berpikir bahwa sebagian besar hal di dunia ini tidak berharga.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore