
Ilustrasi orang kaya.
JawaPos.com - Membangun kekayaan yang berkelanjutan bukan soal keberuntungan semata atau investasi ajaib yang langsung mengubah hidup.
Kesuksesan finansial lebih sering datang dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Orang kelas menengah yang cerdas memiliki strategi khusus untuk memperbesar peluang mereka menjadi kaya raya.
Dilansir dari laman Newtraderu.com pada Selasa (21/1) yuk, kita pelajari 7 aturan mereka!
1. Hiduplah Jauh di Bawah Kemampuan Anda: Aturan 60-70%
Orang kelas menengah yang cerdas memahami bahwa hidup hemat itu lebih dari sekadar mencatat anggaran. Mereka memilih untuk hidup dengan hanya 60-70% dari gaji bersih mereka, bahkan saat pendapatan mereka naik. Apa rahasianya?
Fokus pada kebutuhan, bukan keinginan. Misalnya, memilih rumah sederhana daripada rumah besar yang “memaksa” keuangan, atau menggunakan mobil yang fungsional dibandingkan yang mewah.
Warren Buffet adalah contoh nyata: meskipun kaya raya, ia tetap tinggal di rumah yang dibelinya pada tahun 1958. Hemat bukan berarti pelit, tetapi menabung dan menginvestasikan uang dengan cerdas sehingga kekayaan Anda tumbuh tanpa tekanan gaya hidup.
2. Tingkatkan Penghasilan Anda Sambil Menjaga Gaya Hidup Anda
Banyak orang terjebak dalam jebakan “lifestyle inflation” – begitu penghasilan naik, pengeluaran ikut naik. Orang yang bijak secara keuangan tahu bahwa kunci menuju kekayaan adalah menahan kenaikan pengeluaran meskipun pendapatan meningkat.
Mereka memilih untuk meningkatkan penghasilan lewat berbagai cara, seperti mengambil sertifikasi baru, meningkatkan keterampilan, atau meraih promosi. Saat pendapatan bertambah, setidaknya 70% dari kenaikan itu langsung diinvestasikan. Dengan begitu, Anda mempercepat efek peracikan kekayaan tanpa harus meningkatkan gaya hidup.
3. Ciptakan Beberapa Sumber Pendapatan Sebelum Anda Membutuhkannya
Orang kelas menengah yang cerdas paham bahwa hanya mengandalkan satu sumber pendapatan itu berisiko. Mereka secara aktif membangun aliran pendapatan tambahan, seperti investasi yang menghasilkan dividen, bisnis sampingan, atau properti sewaan.
Langkah ini membuat mereka lebih siap menghadapi situasi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan. Sebagai contoh, Warren Buffet dikenal dengan prinsip diversifikasi asetnya. Pendapatan tambahan ini sebaiknya tidak dihabiskan, melainkan diinvestasikan kembali untuk mempercepat pertumbuhan kekayaan.
4. Maksimalkan Investasi Selama Tahun-Tahun Puncak Penghasilan Anda

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
