Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 23.04 WIB

Seseorang yang Membenci Panggilan Telepon Sebenarnya Lebih Cerdas Secara Emosional dalam 8 Hal Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tidak menyukai panggilan telepon./Magnific/8photo - Image

seseorang yang tidak menyukai panggilan telepon./Magnific/8photo

JawaPos.com - Di era digital, panggilan telepon tidak lagi menjadi cara komunikasi utama bagi banyak orang. Pesan teks, email, voice note, hingga video call telah mengubah cara manusia berinteraksi. Namun ada satu fenomena menarik yang sering disalahpahami: sebagian orang benar-benar tidak menyukai panggilan telepon.

Mereka sering dianggap dingin, antisosial, tidak ramah, atau terlalu tertutup. Padahal menurut psikologi, ketidaksukaan terhadap telepon tidak selalu berarti seseorang memiliki kemampuan sosial yang buruk. Dalam banyak kasus, justru sebaliknya.

Banyak orang yang menghindari panggilan telepon sebenarnya memiliki tingkat kecerdasan emosional yang tinggi. Mereka lebih sadar terhadap energi mental mereka, lebih peka terhadap batasan sosial, dan lebih berhati-hati dalam mengelola komunikasi.

Kecerdasan emosional sendiri adalah kemampuan untuk memahami, mengelola, dan merespons emosi secara sehat—baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain. Orang dengan kecerdasan emosional tinggi biasanya lebih reflektif, lebih sadar diri, dan lebih mempertimbangkan dampak dari setiap interaksi.

Jadi jika Anda termasuk orang yang sering merasa cemas ketika telepon berbunyi, lebih nyaman membalas chat daripada menerima panggilan mendadak, atau merasa lelah setelah berbicara lewat telepon terlalu lama, mungkin ada alasan psikologis yang lebih dalam di baliknya.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (21/5), terdapat delapan tanda bahwa orang yang membenci panggilan telepon sebenarnya bisa memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.

1. Mereka Sangat Menghargai Energi Mental

Tidak semua bentuk komunikasi terasa sama bagi otak manusia. Panggilan telepon menuntut perhatian penuh secara real-time. Tidak ada jeda untuk berpikir panjang, tidak ada kesempatan menyusun kata dengan tenang, dan tidak ada ruang untuk memproses emosi secara perlahan.

Orang yang tidak suka telepon biasanya sangat sadar bahwa komunikasi semacam ini menguras energi mental mereka.

Kesadaran seperti ini merupakan bentuk self-awareness atau kesadaran diri—salah satu komponen utama kecerdasan emosional.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore