
Ilustrasi: 8 tipe orang yang sebaiknya tidak dipertahankan kontaknya. (Pexels)
JawaPos.com – Dalam hidup, kita bertemu dengan berbagai macam orang yang membawa pengaruh berbeda dalam kehidupan kita.
Beberapa dari mereka menjadi sumber dukungan, kebahagiaan, dan inspirasi, sementara yang lainnya justru memberikan dampak negatif yang bisa merusak kesejahteraan mental dan emosional kita.
Terkadang, kita merasa kesulitan untuk memutuskan hubungan atau membatasi interaksi dengan orang-orang yang tidak mendukung perkembangan diri kita, terutama ketika hubungan tersebut sudah berlangsung lama. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua hubungan layak dipertahankan, terutama jika hubungan tersebut cenderung merugikan.
Melansir dari laman The Blog Herald, Senin (20/1), berikut akan dibahas 8 tipe orang yang, menurut psikologi, sebaiknya tidak dipertahankan kontaknya. Siapa saja itu?
1. Energy vampire
Energy vampire adalah tipe orang yang dapat menguras energi atau semangat orang lain. Orang seperti ini sering kali memiliki sikap negatif dan mengkritik tanpa memberikan hal-hal yang membangun atau positif.
Interaksi dengan mereka bisa membuat orang lain merasa lelah atau tertekan, baik secara mental maupun emosional.
2. Orang yang selalu mengeluh
Chronic complainer atau pengeluh kronis dalam psikologi, adalah orang yang terus-menerus merasa tidak puas dan selalu menemukan hal untuk dikeluhkan. Mereka cenderung fokus pada sisi negatif hidup, seolah-olah melihat dunia hanya dari sudut pandang yang hal buruk dan mengabaikan yang baik.
Ketika berinteraksi dengan orang seperti ini, seseorang bisa terpengaruh untuk menjadi lebih negatif dan kurang menghargai atau bersyukur atas hal-hal positif dalam hidup.
Pengaruh ini menunjukkan bahwa energi atau cara berpikir orang lain dapat memengaruhi cara kita merasakan dan memandang dunia.
3. Percakapan hanya satu arah
Pada umumnya, percakapan adalah proses dua arah, di mana kedua belah pihak saling berbagi informasi dan perasaan. Namun, dengan orang yang hanya fokus pada diri sendiri, percakapan menjadi tidak seimbang karena hanya satu pihak yang berbicara, sementara yang lain hanya mendengarkan tanpa bisa berkontribusi.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang hanya fokus pada dirinya sendiri dalam percakapan cenderung dianggap kurang menarik dan kurang disenangi.
Hal ini menunjukkan bahwa orang lebih menyukai percakapan yang seimbang, di mana kedua belah pihak saling mendengarkan dan menunjukkan minat terhadap kehidupan orang lain.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
