
Ilustrasi cara mendapatkan passive income di era digital. (Vecteezy: suntorn01)
JawaPos.com - Memiliki penghasilan pasif penting untuk membantu melindungi dari ketidakpastian finansial, seperti Pemutusan Hubungan Pekerjaan (PHK) atau kondisi darurat lainnya.
Semua orang ingin memiliki penghasilan pasif, tetapi tidak semua orang siap untuk berinvestasi dalam konsistensi, riset, penyempurnaan layanan, dan pengembangan keterampilan.
Pada era digital saat ini dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, sebenarnya banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan pasif.
Riset mendalam mengenai produk yang banyak diminati serta perencanaan matang sangat diperlukan untuk menciptakan produk berkualitas dan strategi pemasaran yang efektif.
Dilansir dari laman Forbes pada Kamis (16/1), berikut tiga ide mencari passive income yang dapat diterapkan oleh berbagai latar belakang industri:
1. Menjual Desain Digital
Bagi yang memiliki latar belakang di bidang desain atau memiliki hobi menciptakan karya digital, peluang besar untuk menghasilkan penghasilan pasif dapat dimanfaatkan.
Template digital, ikon, elemen desain, atau karya seni lainnya bisa dibuat dan dijual melalui berbagai platform kreatif.
Beberapa platform yang dapat digunakan antara lain Creative Fabrica, Notion, Canva, dan Teachers Pay Teachers.
Langkah awal dimulai dengan membuat akun di platform yang dipilih, lalu karya diunggah sesuai prosedur. Syarat dan ketentuan dari setiap platform perlu dipahami agar proses penjualan berjalan lancar.
Untuk menjangkau lebih banyak pembeli, blog atau media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana menampilkan portofolio agar dikenal lebih banyak orang dan membangun reputasi sebagai kreator.
2. Monetisasi Keahlian Konsultasi
Seorang konsultan, baik di bidang kepemimpinan, keuangan, atau teknologi, kini dapat memonetisasi keahlian tersebut dengan menciptakan produk digital seperti e-book, kursus online, atau materi pelatihan.
Keahlian dalam memahami tantangan yang dihadapi klien dan pertanyaan umum yang sering muncul bisa digunakan untuk mengembangkan produk yang relevan dan membantu audiens.
Pilihan seperti ini dapat menjadi alternatif yang lebih terjangkau bagi klien, sehingga mampu menarik lebih banyak orang untuk memanfaatkan keahlian dalam bidang konsultasi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
