Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Januari 2025 | 13.28 WIB

Orang yang Cenderung Menjadi Clingy dalam Hubungan Biasanya Memiliki 8 Pengalaman Ini Saat Tumbuh Dewasa, Menurut Psikologi

Ilustrasi pasangan yang memiliki hubungan sehat. (Pexels) - Image

Ilustrasi pasangan yang memiliki hubungan sehat. (Pexels)

JawaPos.com - Dalam hubungan, kasih sayang dan perhatian memang penting, tetapi ketika itu berubah menjadi sifat terlalu lengket atau clingy, hubungan bisa terasa tidak sehat.

Menariknya, sifat clingy ini sering kali berakar pada pengalaman yang dialami seseorang selama masa kecil.

Clingy bukan sekadar ciri kepribadian unik. Menurut para ahli psikologi, sifat ini sering kali dipengaruhi oleh pola asuh, hubungan dengan orang tua, hingga lingkungan tempat seseorang dibesarkan.

Memahami akar permasalahan ini dapat membantu kita lebih baik dalam menjalani hubungan.

Dilansir dari Geediting pada Kamis (16/1), berikut delapan pengalaman umum yang biasanya dimiliki oleh orang-orang yang cenderung clingy dalam hubungan mereka.

1. Rasa Tidak Aman yang Berakar di Masa Kecil

Masa kanak-kanak adalah fondasi bagi perkembangan emosional seseorang. Bagaimana seorang anak diperlakukan oleh orang tua atau pengasuhnya dapat membentuk rasa aman atau justru sebaliknya.

Anak yang tumbuh dengan ketidakamanan emosional, seperti rasa takut ditinggalkan atau ditolak, cenderung membawa perasaan itu hingga dewasa. Akibatnya, mereka sering kali membutuhkan kepastian terus-menerus dari pasangan.

Jika kamu merasa selalu khawatir pasangan akan meninggalkanmu, cobalah refleksikan pengalaman masa kecilmu. Memahami akar perasaan ini adalah langkah awal untuk memperbaikinya.

2. Kurangnya Teladan Hubungan yang Stabil

Anak-anak belajar tentang hubungan dari orang dewasa di sekitarnya. Jika mereka tumbuh dalam lingkungan dengan hubungan yang tidak stabil, mereka bisa kesulitan membangun hubungan sehat saat dewasa.

Misalnya, jika seorang anak melihat orang tuanya sering bertengkar atau bahkan berpisah, pola itu bisa terbawa ke dalam hubungan mereka sendiri.

Mengenali pengaruh ini dapat membantu memperbaiki pola hubungan yang kurang sehat.

3. Pengabaian Emosional

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore