Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Januari 2025 | 15.40 WIB

Bukan Pelengkap Estetika Trotoar, Begini Fungsi Guiding Block untuk Menciptakan Lingkungan yang Inklusif

Ilustrasi Guiding Block di Trotoar. (freepik) - Image

Ilustrasi Guiding Block di Trotoar. (freepik)

JawaPos.com - Di bawah kaki kita, di sepanjang trotoar, terhampar jejak-jejak taktil yang sering terabaikan.

Padahal jejak-jejak tersebut bukan sekadar pola ubin untuk estetika trotoar, melainkan panduan inklusif bagi penyandang tunanetra alias guiding block.

Pemandangan ini merupakan bentuk penyediaan lingkungan publik yang inklusif dan aksesibel.

Melansir dari RRI, guiding block, atau juga dikenal sebagai tactile paving, merupakan sistem permukaan trotoar bertekstur yang dirancang khusus untuk membantu penyandang tunanetra dalam melakukan navigasi dengan aman dan mandiri di ruang publik.

Pada dasarnya, pemasangan ubin dengan material khusus ini terpasang di area pejalan kaki, seperti di trotoar, stasiun, dan ruang publik lainnya.

Ciri khas guiding block adalah permukaannya yang memiliki tekstur timbul yang berupa garis-garis lurus atau bulatan titik-titik.

Tekstur tersebut didesain agar mudah dideteksi oleh tunanetra menggunakan sentuhan langkah kaki juga ujung tongkat tunanetra.

Tekstur guiding block tersebutlah yang memberikan informasi penunjuk arah bagi tunanetra.

Informasi yang diberikan tentunya berkisar pada informasi tentang arah, peringatan bahaya, dan lokasi fasilitas.

Penggunaan desain teksturnya juga memiliki arti dan fungsinya masing-masing. Seperti ubin dengan tekstur garis-garis memanjang, mengindikasikan jalur yang aman untuk diikuti oleh tunanetra untuk berjalan lurus.

Sedangkan, tekstur bulatan titik-titik timbul memberikan informasi tanda peringatan adanya perubahan kondisi di depan, seperti persimpangan, belokan, tangga, atau rintangan.

Dengan demikian, guiding block berfungsi untuk membangun aksesibilitas untuk tunanetra berjalan mandiri dengan lebih percaya diri.

Sejarah dan Penemu Guiding Block

Mengutip dari Perkins.org, ide guiding block pertama kali dicetuskan oleh ilmuwan Jepang yang bernama Seiichi Miyake pada tahun 1965.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore