Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 19.13 WIB

Jangan Tunda Perubahan! 10 Cara Sehat untuk Menghilangkan Rasa Malasmu secara Praktis dan Tepat

Ilustrasi orang malas (Ketut Subiyanto/pexels.com) - Image

Ilustrasi orang malas (Ketut Subiyanto/pexels.com)

JawaPos.com - Perlu hari yang santai? Itu wajar terjadi pada kita semua. Di tengah kesibukan, sesekali bermalas-malasan itu penting dan dibutuhkan. Sayangnya, apabila kamu sering melakukannya dan kesulitan menyelesaikan tugas, itu bisa jadi pertanda ada masalah.

Kurangnya semangat untuk bekerja, tumpukan tugas, atau bahkan masalah medis bisa mempengaruhi motivasimu dalam menyelesaikan pekerjaan.

Merangkum healthline.com, berikut ini berbagai cara sehat untuk menghilangkan rasa malasmu secara praktis dan tepat.

1. Jadikan tujuanmu agar bisa dikelola

Menetapkan tujuan yang terlalu tinggi dan membebani diri dengan terlalu banyak tugas dapat mengakibatkan kelelahan. Meskipun tidak selalu dianggap sebagai gangguan klinis, namun gejala kelelahan dapat dikenali oleh tenaga medis.

Kelelahan akibat pekerjaan bisa mengarah pada kehilangan minat, motivasi, dan keinginan untuk menghindar. Guna menghindari kelebihan beban, cobalah menetapkan tujuan yang lebih realistis dan terjangkau yang akan membantumu mencapai tujuan tanpa merasa kewalahan.

2. Jangan berharap dirimu sempurna

Perfeksionisme semakin meningkat dan berdampak pada kondisi psikologis. Sebuah studi 2017 yang mengamati mahasiswa dari 1989 hingga 2016 menemukan tren peningkatan perfeksionisme, dengan lingkungan yang lebih kompetitif, ekspektasi yang tidak realistis, serta orang tua yang lebih cemas dan mengontrol dibandingkan sebelumnya.

Dampaknya, orang cenderung lebih kritis terhadap diri sendiri dan orang lain sampai menyebabkan peningkatan depresi dan kecemasan. Penelitian lain menunjukkan bahwa menginginkan kesempurnaan berkaitan dengan penghindaran yang mendorong orang untuk menghindari stresor.

3. Gunakan self-talk positif daripada self-talk negatif

Mengubah pola pikir negatif menjadi positif merupakan sebuah perjalanan yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Kita tidak bisa mengubah kebiasaan seketika, tetapi dengan konsistensi dan tekad, kita bisa secara bertahap mengubah cara kita berpikir dan berbicara mengenai diri kita sendiri.

Mulailah dengan mengidentifikasi pikiran-pikiran negatif yang sering muncul dalam benakmu. Kemudian, gantilah pikiran-pikiran tersebut dengan afirmasi positif yang lebih realistis dan konstruktif. Dengan berlatih secara teratur, afirmasi positif akan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan membantu kita mencapai tujuan-tujuan kita.

4. Buat rencana dan tindakan

Merencanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai suatu tujuan bisa sangat membantu dalam mewujudkannya. Ketika kamu merencanakan, penting bersikap realistis tentang sumber daya yang dibutuhkan, seperti waktu, tenaga, dan faktor lainnya yang memengaruhi pencapaian tujuan tersebut.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore