Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Januari 2025 | 02.19 WIB

Orang yang Tidur Telentang Biasanya Menunjukkan 7 Kepribadian ini Menurut Psikologi, Bukan Sekedar Kebiasaan di Malam Hari

Ilustrasi 7 kepribadian yang biasa ditunjukkan oleh orang-orang yang tidur dengan cara telentang. - Image

Ilustrasi 7 kepribadian yang biasa ditunjukkan oleh orang-orang yang tidur dengan cara telentang.

JawaPos.com - Posisi tidur dapat mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian seseorang. Tidur telentang bukan hanya sekedar kebiasaan di malam hari, tetapi menurut psikologi hal ini mungkin terkait dengan perilaku tertentu.

Kita mungkin menyadari bahwa memiliki sifat atau kecenderungan yang tampaknya tidak berhubungan dengan cara tidur. Namun, yang mengejutkan, sifat atau kecenderungan tersebut bisa saling terkait.

Posisi tidur dan korelasinya dengan ciri-ciri kepribadian merupakan bidang studi yang menarik dalam psikologi. Ini bukanlah keputusan yang disengaja, melainkan sesuatu yang melekat dan memberikan pencerahan tentang seseorang.

Dilansir dari Blog Herald, terdapat 7 kepribadian yang biasa ditunjukkan oleh orang-orang yang tidur dengan cara telentang.

1. Percaya diri

Orang yang tidur telentang seringkali memiliki tingkat kepercayaan diri tertentu dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini dapat terlihat dari caranya membawa diri, berkomunikasi dengan orang lain, atau menangani situasi yang menantang.

Itu bukan kesombongan, tetapi rasa percaya diri yang sehat. Posisi tidur ini juga dikenal sebagai posisi 'bintang laut', yang merupakan postur tubuh yang terbuka dan rentan.

Posisi ini menunjukkan bahwa orang-orang ini tidak takut untuk menempati ruang, dan mereka tidak merasa perlu untuk melindungi dirinya dari dunia luar saat tertidur.

2. Pendengar yang pendiam

Orang yang tidur telentang mungkin memancarkan rasa percaya diri, tetapi itu tidak berarti mereka selalu menjadi yang paling berisik di ruangan. Anehnya, mereka seringkali cenderung menjadi pendengar yang pendiam.

Orang-orang ini biasanya lebih suka mengamati dan menyerap informasi selama percakapan daripada mendominasinya. Mereka biasanya sabar, membiarkan orang lain berbagi pikiran dan ide, dan sering dianggap pendengar yang baik.

Perilaku ini berasal dari keseimbangan internal antara kepercayaan diri dan rasa hormat terhadap sudut pandang orang lain. Mereka merasa cukup aman untuk membiarkan orang lain memimpin diskusi dan menunjukkan kekuatannya dalam pengamatan yang tenang.

Namun, ketika mereka diminta untuk berkontribusi, poin-poin mereka biasanya telah dipikirkan dengan matang dan mendalam, mencerminkan kedalaman pemahaman dan perhatian yang mereka berikan pada detail.

3. Rentan terhadap mendengkur dan sleep apnea

Tidur telentang dapat menyebabkan kemungkinan lebih besar untuk mendengkur dan sleep apnea, yaitu suatu kondisi yang melibatkan gangguan pernapasan saat tidur. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa posisi ini dapat menyebabkan lidah jatuh ke tenggorokan, sehingga menghalangi aliran udara.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore