
Ilustrasi narsistik. (pexels.com)
JawaPos.com - Orang narsistik sering kali memiliki bakat alami untuk mengubah argumen menjadi panggung pribadi mereka. Mereka ahli memanipulasi narasi agar sesuai dengan kebutuhan mereka, sering membuat orang lain merasa bingung dan bahkan mempertanyakan kewarasan mereka sendiri.
Dalam setiap perdebatan, mereka menggunakan berbagai taktik untuk memenangkan pertengkaran dan memastikan kendali tetap berada di tangan mereka.
Dilansir dari laman Smallbiz Technology pada Sabtu (28/12) berikut adalah delapan senjata favorit mereka yang sering digunakan untuk memenangkan konflik.
1. Gaslighting
Pernahkah Anda merasa seperti kehilangan kendali atas kenyataan setelah berbicara dengan seseorang? Jika iya, besar kemungkinan Anda menjadi korban gaslighting.
Ini adalah salah satu senjata orang narsistik yang paling ampuh. Mereka akan dengan sengaja memutarbalikkan fakta, membuat Anda mempertanyakan ingatan, persepsi, atau bahkan kewarasan Anda sendiri.
Gaslighting adalah bentuk perilaku manipulatif yang membuat Anda merasa bersalah atau tidak yakin dengan pandangan Anda, sementara mereka tetap terlihat benar.
2. Serangan Personal
Ketika argumen menjadi panas, narsisis cenderung mengubah diskusi menjadi pembunuhan karakter. Alih-alih berfokus pada topik utama, mereka menyerang kepribadian atau kelemahan Anda.
Tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian dari mereka dan membuat Anda sibuk membela diri. Dengan begitu, mereka bisa melarikan diri dari tanggung jawab atas kesalahan atau masalah yang sedang dibahas.
3. Menunjukkan Superioritas
Orang narsistik sering merasa perlu menunjukkan bahwa mereka lebih unggul dari orang lain. Dalam sebuah argumen, mereka akan memamerkan kecerdasan, prestasi, atau status sosial mereka untuk membuat Anda merasa kecil.
Mereka bahkan bisa menggunakan bahasa yang rumit atau jargon yang tidak familiar untuk mengintimidasi Anda. Semua ini dilakukan demi menciptakan kesan bahwa mereka lebih tahu dan lebih berhak.
4. Playing Victim
Salah satu cara terbaik seorang narsisis untuk keluar dari situasi sulit adalah dengan memposisikan diri mereka sebagai korban. Mereka akan memutarbalikkan fakta, membuat Anda tampak seperti pelaku, dan menggambarkan diri mereka sebagai pihak yang tersakiti.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
