
Ilustrasi anak kecil dengan koper besar di lorong bandara. (Freepik)
JawaPos.com – Pada musim liburan seperti liburan Natal dan tahun baru, banyak keluarga memutuskan untuk membawa anak-anak mereka berlibur dalam waktu lama.
Beberapa di antaranya menggunakan pesawat sebagai transportasi mereka menuju tujuan mereka. Namun tidak semua anak-anak kecil suka bepergian dengan pesawat. Sebagian penumpang lain juga tidak menyukai kehadiran anak kecil di pesawat.
Dilansir dari Parents, anak-anak belum menguasai kemampuan untuk bersabar menunggu lama. Serta telinga mereka rentan untuk merasa tidak nyaman akibat dengungan mesin pesawat, dan mereka juga rentan akan mabuk udara.
Karena ketidaknyamanan ini, anak-anak akan tantrum karena frustrasi. Tantrum ini kemudian akan mengganggu penumpang-penumpang lainnya.
Namun, sekarang banyak sekali orang tua yang mulai membagikan pengalaman dan saran untuk para orang tua baru. Berikut 5 tips yang bisa digunakan agar anak tidak tantrum saat penerbangan.
Jarang terjadi keterlambatan pada penerbangan dan pendaratan pertama. Maka dari itu, disarankan para orang tua memilih penerbangan pagi.
Selain itu, bandara cenderung lebih sepi pada pagi hari. Orang-orang yang memilih penerbangan pagi biasanya juga tidak tidur pada malam harinya agar dapat istirahat selama penerbangan berlangsung.
Dilansir dari Transforming Toddlerhood, sangat disarankan untuk menghindari transit atau connecting flight ketika bersama anak kecil.
Semakin panjang waktu yang dihabiskan hanya untuk perjalanan akan membuat anak kesal. Semakin singkat perjalanan yang dilakukan, orang tua dapat menghindari tantrum pada anak.
Beberapa maskapai atau bandara menyediakan area khusus untuk anak-anak agar mereka dapat bermain sepuas mungkin sebelum penerbangan dimulai.
Sebelum terbang, buat anak kita capek sebelum masuk ke pesawat dan menghabiskan waktu berjam-jam di dalam pesawat.
Beberapa maskapai juga menawarkan kepada keluarga-keluarga yang bepergian dengan anak-anak di bawah umur 2 tahun untuk masuk ke pesawat terlebih dahulu. Dengan begitu mereka lebih mudah menemukan kursi mereka sebelum terbang dan menyiapkan kursi anak.
Apabila bisa, pesankan kursi untuk anak-anak agar mereka dapat duduk sendiri. Dengan begitu, akan ada lebih banyak ruangan untuk orang tua dan anak.
Disarankan pula untuk anak-anak di bawah umur 2 tahun menggunakan kursi anak yang biasanya digunakan untuk mobil. Sehingga orang tua sebaiknya membawa kursi itu pula.
Kursi ini akan lebih aman untuk anak-anak apabila terjadi turbulensi, serta lebih nyaman pula untuk mereka.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
