Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Desember 2024 | 19.05 WIB

8 Tipe Orang yang Tidak Layak Mendapatkan Kesempatan Kedua Menurut Psikologi, Siapa Saja?

Ilustrasi seorang pria tidak memberikan kesempatan kedua. - Image

Ilustrasi seorang pria tidak memberikan kesempatan kedua.

JawaPos.com – Memberikan kesempatan kedua sering dianggap sebagai tindakan penuh empati dan pengertian. Namun, dalam dunia psikologi, ada tipe-tipe individu yang justru bisa merugikan jika diberi peluang untuk memperbaiki kesalahan mereka.

Tipe-tipe ini memiliki pola perilaku tertentu yang membuat mereka sulit berubah, bahkan bisa terus mengulang kesalahan yang sama. Sebelum memutuskan untuk memberikan mereka kesempatan kedua, penting untuk mengenali ciri-ciri mereka terlebih dahulu.

Dilansir dari Hack Spirit pada Kamis (19/12), diterangkan bahwa setidaknya terdapat delapan tipe orang yang tidak layak mendapatkan kesempatan kedua menurut Psikologi.

1. Sang manipulasi

Ilmu kejiwaan memperingatkan kita tentang sosok manipulator handal. Mereka adalah individu yang memiliki kemampuan merayu yang luar biasa, pandai memutar balikkan situasi demi keuntungan pribadi.

Di balik pesona mereka yang memikat, tersembunyi niat untuk mengeksploitasi perasaan dan kebutuhan orang lain. Ketika kamu memberikan kesempatan kedua, mereka justru akan semakin mahir mengatur skenario untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

2. Korban abadi

Sosok yang selalu merasa dirinya sebagai korban merupakan tipe manusia yang sangat merusak lingkungan sosial. Mereka memiliki kebiasaan mengalihkan tanggung jawab atas segala kegagalan kepada faktor eksternal.

Setiap masalah yang menimpa selalu dianggap sebagai ujian yang tidak adil, bukan akibat dari pilihan atau tindakan mereka sendiri. Membiarkan tipe ini kembali ke dalam kehidupan kamu hanya akan menciptakan siklus negatif yang menguras energi emosional.

3. Pembohong akut

Berbohong telah menjadi kebiasaan yang hampir tidak disadari oleh tipe ini. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas orang pernah berbohong dalam percakapan singkat, namun pembohong kronis mengambil praktik ini ke level yang lebih ekstrem.

Setiap ucapan mereka diselimuti ketidakjujuran, membuat kepercayaan menjadi sesuatu yang hampir mustahil untuk dipulihkan. Interaksi dengan mereka akan selalu dipenuhi keraguan dan kecurigaan.

4. Vampir emosional

Tipe ini memiliki kemampuan untuk menguras habis energi positif di sekitarnya. Mereka hidup dari drama dan konflik, selalu membuat diri mereka menjadi pusat perhatian.

Setiap pembicaraan akan bermuara pada permasalahan mereka sendiri, tanpa peduli dengan perasaan orang lain. Interaksi dengan vampir emosional akan terasa seperti pertarungan yang menguras habis cadangan kesabaran dan energi positif kamu.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore