Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 15.43 WIB

11 Ucapan yang Menunjukkan Orang Tua Tidak Mengajarkan Literasi Finansial soal Nilai Uang Menurut Psikologi

Ucapan orang tua tidak mengajarkan literasi finansial soal nilai uang menurut psikologi / foto : Magnific/ pressfoto - Image

Ucapan orang tua tidak mengajarkan literasi finansial soal nilai uang menurut psikologi / foto : Magnific/ pressfoto

JawaPos.com – Cara orang tua membesarkan anak memiliki dampak besar terhadap cara mereka memandang dan mengelola uang di masa dewasa.

Literasi finansial yang tidak diajarkan sejak dini menciptakan pola pikir dan kebiasaan finansial yang sulit diubah di kemudian hari.

Psikologi keuangan mengungkap bahwa banyak ucapan sehari-hari mencerminkan seberapa dalam seseorang memahami nilai uang yang sebenarnya.

Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (17/6), berikut sebelas frasa yang sering diucapkan oleh mereka yang tidak mendapatkan literasi finansial yang cukup dari orang tua mereka.

1. "Taruh saja di kartu kredit"

Ucapan ini menandakan kurangnya pemahaman tentang cara kerja kartu kredit dan risiko utang yang menyertainya.

Saldo kartu kredit yang tinggi berdampak negatif pada skor kredit seseorang dan bisa menjerumuskan ke dalam masalah keuangan serius.

Kemudahan menggesek kartu sering membuat seseorang lupa bahwa uang yang dikeluarkan tetap nyata dan harus dilunasi.

2. "Aku tidak mampu menabung sekarang"

Keyakinan bahwa penghasilan terlalu kecil untuk ditabung adalah pola pikir yang justru menghalangi pembentukan jaring pengaman finansial.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore