
Ilustrasi Ungkapan yang Sering Diucapkan Oleh Orang Egois (freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang selalu memprioritaskan dirinya sendiri dan mengabaikan perasaan orang lain?
Menurut psikologi, ada sejumlah frasa khas yang sering digunakan oleh orang egois. Frasa ini mencerminkan pola pikir yang berpusat pada diri sendiri dan sering kali menjadi tanda kurangnya empati.
Bahasa yang digunakan seseorang dapat menunjukkan kepribadiannya. Dalam kasus ini, orang yang egois cenderung menggunakan frasa tertentu untuk membenarkan tindakannya atau menghindari tanggung jawab.
Dilansir dari laman Geediting, Sabtu (14/12), berikut adalah 8 frasa yang sering digunakan oleh orang egois berdasarkan sudut pandang psikologi:
1. “Saya berhak…”
Frasa ini menunjukkan sifat dasar dari orang egois yang merasa dirinya selalu pantas mendapatkan sesuatu, tanpa mempertimbangkan usaha atau dampaknya pada orang lain.
Mereka sering menggunakan frasa ini untuk menuntut hal-hal yang mereka inginkan, baik di tempat kerja maupun dalam hubungan pribadi. Contohnya, “Saya berhak diprioritaskan” atau “Saya berhak mendapatkan penghargaan itu.” Sikap ini sering mengesampingkan kebutuhan orang lain.
2. “Itu bukan masalah saya…”
Frasa ini mencerminkan kurangnya empati terhadap orang lain. Orang egois menggunakannya untuk menghindari tanggung jawab, terutama dalam situasi yang membutuhkan kerja sama.
Misalnya, ketika seseorang meminta bantuan, mereka mungkin menjawab, “Itu bukan masalah saya; itu urusanmu.” Hal ini menunjukkan ketidakpedulian terhadap kebutuhan orang lain.
3. “Saya tidak peduli…”
Ketika seseorang sering mengatakan, “Saya tidak peduli,” itu bisa menjadi tanda bahwa mereka kurang menghargai perasaan atau pandangan orang lain.
Menurut penelitian di Journal of Personality and Social Psychology, orang yang sering menggunakan frasa seperti ini cenderung memiliki tingkat empati yang rendah. Frasa ini digunakan untuk menutup percakapan atau menghindari situasi yang tidak mereka sukai.
4. “Saya ingin…”
Orang egois sering kali memulai percakapan dengan “Saya ingin…” yang menunjukkan fokus mereka hanya pada kebutuhan dan keinginannya.
Mereka mungkin sering berkata, “Saya ingin makan di restoran favorit saya,” tanpa mempertimbangkan keinginan orang lain. Sikap ini mencerminkan kurangnya keseimbangan dalam hubungan.
5. “Kamu selalu…”
Frasa ini sering digunakan untuk menyalahkan orang lain dan menghindari tanggung jawab. Orang egois mungkin berkata, “Kamu selalu membuat kesalahan,” untuk menciptakan narasi bahwa mereka adalah korban.
Ini adalah cara manipulatif untuk mengalihkan perhatian dari kesalahan mereka sendiri dan membuat orang lain merasa bersalah.
6. “Kenapa saya harus…?”
Ketika diminta untuk melakukan sesuatu yang tidak mereka sukai, orang egois sering berkata, “Kenapa saya harus melakukannya?”

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
