
Ilustrasi kebiasaan buruk (Kaboompics.com/pexels.com)
JawaPos.com - Masa kuliah merupakan fase krusial yang mempengaruhi perkembangan pribadi, akademik, dan profesional seseorang. Selain sebagai tempat menimba ilmu, perkuliahan juga menjadi ajang dalam membentuk karakter, keterampilan, dan jaringan yang akan mendukung karier di masa depan.
Sayangnya, banyak mahasiswa yang tidak menyadari bahwa kebiasaan buruk yang mereka lakukan selama kuliah bisa menghambat kemajuan mereka. Kebiasaan-kebiasaan ini, meski terkesan sepele, nyatanya mampu berdampak negatif apabila dibiarkan.
Oleh sebab itu, penting bagi mahasiswa mengenali kebiasaan tersebut dan berupaya mengubahnya demi mencapai kesuksesan di masa depan.
Merangkum apa.org, berikut ini beberapa kebiasaan buruk mahasiswa yang harus segera dihentikan agar tidak memberikan dampak negatif.
1. Belajar keras untuk ujian
Begadang semalaman bisa membuat ingatanmu mengenai materi yang dipelajari lebih sulit diingat, sebab asosiasi antara informasi dan waktu atau lingkungan tertentu, menurut Willingham. Ini menjadi masalah bagi mereka yang belajar larut malam, karena ujian biasanya tidak dilaksanakan pada pukul 2 pagi dengan energi dari Red Bull.
Belajar secara terdistribusi sepanjang semester lebih efektif sebab otak tidak mengasosiasikan informasi dengan waktu atau tempat tertentu, tetapi mempelajarinya pada berbagai titik waktu. Penelitian meta-analisis dalam Psychological Bulletin (2006) menunjukkan bahwa peserta yang belajar di dua waktu berbeda mengingat lebih banyak materi dibandingkan yang belajar dalam satu sesi panjang tanpa gangguan.
2. Pola makan yang tidak sehat
Akibat keterbatasan waktu dan uang, mahasiswa sering melewatkan makan siang atau memilih camilan tidak sehat seperti makanan berlemak tinggi. Makanan ini tidak memberikan energi yang cukup dan bisa merugikan otak. Sebuah studi di Journal of Alzheimer's Disease mengaitkan diet tinggi lemak jenuh dengan penurunan daya ingat.
Sementara meta-analisis di Nature Reviews Neuroscience menunjukkan bahwa asam lemak omega-3, yang ada dalam salmon dan kenari bisa meningkatkan ingatan dan pembelajaran. Alison Miller, psikolog klinis, menyarankan mengonsumsi buah dan sayuran segar setiap hari serta mengganti camilan tidak sehat dengan buah kering dan kacang-kacangan.
3. Multitasking
Ungkapan "banyak tugas, sedikit waktu" sering terdengar, dan banyak mahasiswa mencoba multitasking agar lebih produktif. Namun, multitasking justru mengurangi kualitas dan efisiensi kerja. Penelitian menunjukkan otak kita kesulitan fokus saat mengerjakan banyak tugas, sehingga membuat waktu yang dibutuhkan lebih lama dan hasilnya kurang optimal.
Dalam mengatasi ini, kita perlu beralih dari multitasking ke fokus penuh pada satu tugas. Caranya, buatlah lingkungan belajar yang bebas gangguan, seperti menutup aplikasi yang mengganggu, mematikan notifikasi ponsel, dan menjauhkan media sosial. Dengan meminimalkan distraksi, kita bisa memberi perhatian penuh pada tugas yang sedang dikerjakan.
4. Tidak berolahraga
Melewatkan waktu olahraga demi mengejar target belajar mungkin terlihat seperti pilihan yang bijak, tetapi itu justru kesalahan besar. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya baik bagi kesehatan fisik, tetapi juga meningkatkan kemampuan otak untuk belajar dan mengingat.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
