
Ilustrasi 5 ciri khas dari orang yang tumbuh dengan selalu berpikir kalau dirinya adalah orang yang jelek. (Freepik/cookie_studio)
JawaPos.com - Saat tumbuh dewasa, beberapa orang selalu merasa seperti orang yang aneh atau kerap disebut "itik buruk rupa". Perasaan yang tertanam sangat dalam ini memengaruhi hidupnya dengan cara yang tidak pernah dipahami sepenuhnya.
Namun, menurut psikologi, terdapat ciri-ciri unik yang dibawa oleh orang yang tumbuh besar dengan perasaan dianggap jelek ketika masih kecil. Persepsi ini akhirnya membentuk sebuah kepribadian, perilaku, dan hubungan ketika dewasa.
Dilansir dari Blogherald, ada 5 ciri khas dari orang yang tumbuh dengan selalu berpikir kalau dirinya adalah orang yang jelek.
1. Meningkatnya kepekaan
Salah satu ciri unik yang disoroti psikologi pada orang yang tumbuh dengan perasaan kalau dirinya jelek adalah meningkatnya kepekaan. Ini tidak selalu merupakan hal yang buruk, meskipun seringkali berawal dari masa-masa yang sulit.
Tumbuh dengan perasaan kurang menarik dibandingkan dengan orang lain dapat membuatnya lebih menyadari perasaan orang lain. Hal ini karena mereka pernah mengalami hal tersebut dan tahu bagaimana rasanya dikucilkan atau diabaikan.
Meningkatnya kepekaan ini mungkin berarti mereka jadi lebih peka terhadap kebutuhan dan emosi orang lain. Mereka mungkin adalah orang yang selalu tahu ketika seseorang sedang mengalami hal buruk atau orang yang dapat mengetahui ketika seseorang hanya perlu bicara.
2. Ketahanan yang kuat
Sifat lain yang sering dikembangkan oleh mereka yang tumbuh dengan perasaan 'jelek' adalah ketahanan yang luar biasa. Ada kutipan dari psikolog terkenal Carl Rogers: "Kehidupan yang baik adalah sebuah proses, bukan sebuah keadaan. Itu adalah sebuah arah, bukan tujuan."
Tumbuh dengan perasaan jelek sering berarti berhadapan dengan penolakan dan kekecewaan yang bisa jadi sangat sulit. Namun, pengalaman ini akan memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan ketahanan untuk belajar bangkit setelah terjatuh dan terus maju.
3. Kesadaran diri yang mendalam
Tumbuh dengan perasaan yang menganggap dirinya jelek seringkali mengarah pada perjalanan menuju kesadaran diri yang lebih dalam. Mereka yang tumbuh dengan perasaan 'jelek' ini mungkin telah memulai perjalanan kesadaran diri ini lebih awal dari kebanyakan orang.
Mereka tahu bagaimana pikiran dan perasaannya membentuk perilaku dan bagaimana memahami diri sendiri untuk dapat menghasilkan pertumbuhan dan peningkatan pribadi. Kesadaran ini bagaikan pedang bermata dua.
Kesadaran seringkali muncul dari rasa mengkritik diri sendiri dan ketidakpuasan. Namun, hal ini juga mengidentifikasi minat, memahami motivasi diri, dan mengarahkan hidup ke arah yang lebih tepat.
4. Keaslian dan empati

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
