
Ilustrasi- Pria merendahkan kolega perempuannya (Artursafronovvvv-freepik)
JawaPos.com - Di tempat kerja, hubungan yang sehat dan saling menghargai antar rekan kerja sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang produktif dan harmonis.
Namun, ada kalanya beberapa pria menunjukkan sikap merendahkan atau meremehkan kolega perempuannya, baik secara sengaja maupun tidak. Perilaku seperti ini dapat menciptakan ketegangan, mengurangi rasa percaya diri, dan menghambat perkembangan karier perempuan di tempat kerja.
Dalam artikel ini, melansir Geediting, kita akan membahas 8 kebiasaan umum yang sering dilakukan oleh pria yang meremehkan atau merendahkan kolega perempuannya, serta dampaknya terhadap dinamika profesional di lingkungan kerja.
1) Mansplaining
Mansplaining adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi di mana pria menjelaskan sesuatu kepada perempuan dengan cara yang merendahkan, terutama ketika perempuan tersebut sudah memiliki pemahaman yang sama atau lebih baik tentang topik tersebut.
Pria yang melakukan mansplaining seringkali merasa perlu menjelaskan hal-hal dasar atau bahkan mengabaikan pengetahuan perempuan dalam bidang tertentu.
2) Interupsi
Pria yang merendahkan kolega perempuannya cenderung sering memotong atau menginterupsi percakapan saat perempuan berbicara.
Interupsi ini tidak hanya mengganggu alur percakapan, tetapi juga memberikan kesan bahwa opini perempuan kurang penting atau tidak perlu didengar sepenuhnya.
3) Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh yang digunakan oleh pria dalam situasi profesional sangat penting. Pria yang merendahkan perempuan sering menunjukkan sikap tubuh yang mengabaikan atau mendominasi, seperti memutar tubuh ke arah rekan kerja lain, atau lebih sering mengalihkan perhatian saat perempuan berbicara. Sikap ini memperlihatkan kurangnya penghargaan dan perhatian.
4) Mengabaikan Kontribusi
Pria yang tidak menghargai perempuan di tempat kerja sering kali mengabaikan atau meremehkan kontribusi yang diberikan oleh perempuan dalam diskusi atau proyek.
Mereka mungkin tidak mengakui ide-ide brilian atau saran yang diberikan, bahkan jika itu membuat perbedaan besar dalam pekerjaan tim.
5) Distribusi Tugas Tidak Adil

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
