
Ilustrasi pasangan yang bermain media sosial.
JawaPos.com - Di era yang serba canggih ini, terkadang membuat semua hal semakin mudah. Seperti terhubung dengan teman lama, menelusuri tempat kuliner terbaru, atau bahkan ajang promosi untuk berbisnis.
Tapi melalui berbagai kemudahan ini, kita perlu hati-hati menggunakannya. Karena media sosial akan dengan mudahnya membuatmu merasa insecure, terus membandingkan diri, serta tidak bersyukur atas kehidupan saat ini.
Melansir dari laman Your Tango pada (01/12) inilah 6 cara 'licik' media sosial yang bisa menjerumuskan pernikahanmu jika tidak hati-hati menggunakannya:
1. Menelusuri mantan kekasih
Menemukan gebetan lama atau mantan kekasih secara online itu mudah. Menjangkau minat cinta masa lalu dan mengenang "masa-masa indah" mengingatkan perasaan salah satu atau kedua orang tersebut. Semakin lama perjalanan menelusuri kenangan, semakin besar kemungkinan terjadinya perselingkuhan emosional atau fisik.
2. Membiarkan media sosial mendominasi setiap momen
Ponsel pintar memungkinkan orang hanya dengan beberapa klik saja dari media sosial, seperti bisa mengakses feed mereka di mana saja dan kapan saja. Hal ini pada gilirannya dapat menumbuhkan kepribadian yang membuat ketagihan, serta menciptakan ketergantungan.
Membandingkan informasi baru dan menarik yang diposting orang secara online dapat menimbulkan berbagai macam masalah. Penelitian dari tahun 2020 menemukan bahwa terlalu banyak media sosial berdampak buruk pada kesehatan mental kita.
3. Menayangkan 'cucian kotor' melalui media sosial
Tidak semua pemikiran perlu diposting di akun media sosial. Hubungan memang memiliki saat-saat baik dan buruk. Menggunakan media sosial untuk mengumumkan masalah pernikahan, memperdebatkan masalah perkawinan, atau kata-kata kasar tentang pasangan hanya akan membuat hubungan semakin rumit.
4. Berbagi masalah hubungan berlebihan dengan orang lain melalui DM
Mengungkapkan masalah perkawinan melalui interaksi pribadi dan real-time dengan orang lain selain pasangan akan menciptakan keintiman dengan orang tersebut.
Bergantung pada motif salah satu atau kedua orang dalam sesi obrolan, percakapan dapat dengan cepat berkembang dari berbagi tentang pernikahan yang buruk saat ini hingga menetapkan landasan untuk memulai hubungan baru, ini bisa menjadi indikasi perselingkuhan.
5. Menggoda di komentar postingan orang lain
Berkomentar adalah bagian dari budaya media sosial. Penting untuk memastikan bahwa komentar tersebut tidak pantas dan menggoda siapa pun kecuali pasanganmu adalah bagian dari pemenuhan janji pernikahan, tapi sering kali terlupakan saat menggunakan media sosial.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
