
Ilustrasi notifikasi WhatsApp di smartphone. (Tech Advisor)
JawaPos.Com - Pernahkah Anda mengirim pesan WhatsApp (WA) dan hanya mendapatkan tanda centang biru tanpa balasan?
Atau bahkan, pesan Anda hanya diabaikan tanpa dibaca? Situasi ini sering kali menimbulkan rasa frustrasi, kebingungan, bahkan kesalahpahaman.
Anda mungkin bertanya-tanya, apakah ini karena mereka sibuk, tidak peduli, atau ada alasan lain?
Nyatanya, kebiasaan menunda membalas pesan bukan hanya soal teknis atau ketidaksengajaan.
Di balik perilaku ini, sering tersembunyi berbagai kepribadian unik yang mencerminkan cara seseorang berinteraksi dengan dunia digital dan kehidupan sosialnya.
Dikutip dari geediting.com, inilah 8 tipe kepribadian yang mungkin menjadi alasan mengapa seseorang cenderung menunda balasan di WhatsApp.
Mari kita telusuri lebih dalam untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di balik layar ponsel mereka.
Siapa tahu, Anda bisa menemukan diri sendiri atau orang terdekat dalam salah satu tipe ini. Yuk, simak!
1. Si Perfeksionis yang Takut Salah
Orang dengan kepribadian perfeksionis sering merasa bahwa setiap balasan harus dirangkai dengan sempurna.
Mereka mungkin membaca pesan Anda beberapa kali, memikirkan respon terbaik, dan akhirnya menunda karena takut pesan yang mereka kirimkan tidak cukup baik.
Ketakutan ini membuat mereka sering menunda, bukan karena tidak peduli, tetapi karena ingin memberikan jawaban yang maksimal.
Jadi, berikan pertanyaan sederhana yang tidak memerlukan banyak pemikiran. Misalnya, “Apa kabar?” atau “Bisa kita lanjut diskusi nanti?”
2. Si Sibuk yang Selalu Dikejar Waktu
Sebagian orang memang memiliki jadwal yang sangat padat. Mulai dari pekerjaan, keluarga, hingga urusan pribadi, membuat mereka sulit memberikan prioritas untuk membalas chat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
