
Ilustrasi orang yang suka adu argumen di kolom komentar media sosial. (freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Setiap manusia memiliki akal dan pendapat yang berbeda dengan manusia lainnya, maka wajar saja bila diantara mereka sering terjadi konflik atau adu argumen.
Terlebih ketika adu argumen ini dilakukan di kolom komentar media sosial yang merebutkan pendapat satu sama lain yang pada akhirnya meluas pada kebencian. Apalagi perdebatan ini terjadi ketika sedang ramai-ramainya isu politik.
Mengutip dari laman Klik Dokter, faktanya bahwa media sosial sangat mengganggu kesehatan mental setiap orang, karena mereka cenderung adu argumen dengan sengit dan tidak berdiskusi secara baik.
Melansir dari laman Personal Branding pada (21/11) inilah 6 ciri kepribadian seseorang yang selalu adu argumen di kolom komentar media sosial, diantaranya:
1. Suka mencari validasi dan perhatian
Jujur saja bahwa adu argumen di kolom komentar tidak selalu membuktikan suatu hal. Tidak masalah apakah orang setuju atau tidak, selama seseorang terlibat, mereka merasa diakui.
Semakin panas perdebatannya, semakin bersemangat. Bagi mereka, perhatian yang positif maupun negatif adalah imbalan terbesar, dan kolom komentar adalah ajang pertunjukkannya.
2. Terlalu keras kepala
Mereka mempunyai sesuatu untuk dikatakan tentang segala hal, tidak peduli seberapa besar atau kecil topiknya. Mulai dari politik global hingga cara mengisi mesin pencuci piring yang benar, mereka merasa terdorong untuk berbagi perspektif dan ingin menunjukkan bahwa itu benar.
Bahkan ketika tidak ada yang menanyakan pendapatnya, mereka akan memberikan penjelasan panjang lebar atau bantahan yang berapi-api. Sepertinya memang tidak bisa menahan diri dan orang lain harus mendengar suaranya.
3. Tak mau mengakui kesalahan
Bahkan ketika dihadapkan dengan fakta dan data ilmiah, mereka tidak mau bergeming, menepis semua sumber yang kredibel sebagai ‘berita hoax’. Tidak peduli berapa banyak orang yang mencoba berunding dengannya, pendiriannya tetap tidak tergoyahkan.
Ini adalah ciri umum di kalangan orang yang suka adu argumen di media sosial. Mereka memiliki penolakan yang keras untuk mengakui kesalahannya.
4. Berkembang dalam konflik
Bagi orang yang suka adu argumen di kolom komentar media sosial, konflik bukanlah sesuatu yang harus dihindari tapi harus dicari.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
