
Ilustrasi, salah satu cara bagi introvert mengungkapkan isi hatinya selain melalui media sosial. (Freepik)
JawaPos.com - Tidak sekadar berbagi informasi, seringkali postigan media sosial digunakan sebagai wadah untuk berkarya dan menuangkan isi hati serta pikiran seseorang.
Namun, pertukaran informasi di media sosial terjadi begitu cepat hingga membuat introvert kewalahan dan kehilangan jati dirinya.
Oleh karena itu, dilansir JawaPos.com dari Introvert, Dear pada Rabu (6/11), berikut lima cara yang dapat dilakukan oleh kaum introvert untuk mengungkapkan isi hati dan pikirannya selain melalui media sosial.
1. Jurnal Pribadi
Menurut penelitian, menulis jurnal adalah salah satu cara menjaga kesehatan mental, mengurangi stres, mengelola rasa cemas, hingga membantu dalam membuat skala prioritas.
Menulis jurnal pribadi pun bersifat lebih tertutup daripada postingan di media sosial sehingga introvert tidak perlu cemas dan khawatir atas reaksi negatif, setuju ataupun tidak setuju yang diberikan orang lain terhadap pikiran dan perasaan Anda.
2. Blog Topik Favorit
Menulis blog adalah ide yang bagus bagi introvert untuk menuangkan pikiran dan perasaan yang sesungguhnya. Introvert dengan leluasa mengekspresikannya karena blog menyediakan ruang lebih luas daripada media sosial lainnya.
Ibarat buku harian yang terhubung dengan internet, blog pun bersifat intim dan tahan lama sehingga Anda dapat melihatnya kembali meski telah bertahun-tahun lamanya. Seiring berjalannya waktu, blog akan menemukan pembaca setia karena memiliki nasib atau merasakan hal yang sama dengan penulisnya.
Lebih lanjut lagi, bisa saja Anda membuat sebuah komunitas, terlebih bila yang Anda tuliskan mengenai sebuah ide atau topik populer.
3. Membuat Karya Seni Offline
Beberapa orang mungkin dapat berkarya dan menuangkan ide-ide kreatifnya melalui postingan media sosial setiap harinya. Namun, seringkali bagi introvert berkarya di media sosial dapat terhalang oleh pemikiran orang lain.
Jadi, tidak ada salahnya bila introvert menuangkan pikiran dan perasaannya mereka hingga ide-ide kreatif secara offline, misalnya saja dengan memasak makanan lezat di dapur atau menyulam.
Biarkan tangan-tangan Anda bekerja, menikmati waktu sendiri, sekaligus membiarkan ide-ide kreatif mengalir hingga menghasilkan karya seni yang tidak kalah hebatnya dengan karya yang diposting di media sosial.
4. Melatih Kesadaran

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
