
Ilustrasi anak kecil.
JawaPos.com - Sebagai seorang manusia normal, kamu mungkin merasakan ada yang salah dengan dirimu, namun tidak tahu kenapa. Sebagai seseorang yang sudah dewasa, kamu mungkin ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi denganmu.
Kamu mungkin merasa dirimu berbeda dengan orang lain dalam beberapa aspek. Dalam hal perasaan atau merespon sesuatu, misalnya. Hal ini bisa saja dihubungkan dengan inner child yang terluka.
Bagi kamu yang tidak familiar dengan istilah inner child mungkin tidak tahu apa yang dimaksud dengan inner child. Sebagaimana namanya, inner child adalah sosok anak kecil yang masih tertinggal di alam bawah sadar.
Bukan secara fisik, namun keberadaan anak kecil ini merupakan perwujudan dari hal yang terjadi dimasa lalu. Kamu bisa saja memiliki inner child yang terluka dan tidak mengetahuinya.
Sebelum mengobati inner child yang terluka tersebut, terlebih dahulu kamu harus mengetahui apakah kamu punya inner child yang terluka. Dilansir dari Lumo Health dan Play Kinder World, berikut ini merupakan 5 tanda bahwa kamu punya inner child terluka:
1. Sulit Membangun Hubungan
Tanda pertama bahwa kamu memiliki inner child yang terluka adalah adanya kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat. Sesekali, orang dengan inner child yang terluka memiliki pola hubungan tidak sehat yang berulang.
Dalam prosesnya, seseorang dengan innerchild jadi orang yang terluka. Selain itu, orang dengan inner child terluka bila kesulitan membangun hubungan dengan keluarga dengan baik. Kesulitan ini bisa mencakup ketegangan, ketergantungan atau pemikiran buruk antara kamu dan keluarga.
Apabila inner child kamu terluka terutama karena peristiwa yang terjadi di masa lalu dengan keluarga, normal bagi kamu untuk tidak memiliki hubungan baik dan normal dengan keluarga ketika dewasa. Respon atau perasaan yang kamu rasakan pada mereka bisa jadi respon dari inner child yang kamu miliki dalam diri.
2. Kritik Diri dan Harga Diri Rendah
Tanda kedua dari kamu yang bisa saja memiliki inner child terluka adalah sering melakukan kritik diri serta memiliki harga diri rendah. Apabila kamu sering merasa selalu mengkritik dan mencari-cari kesalahan diri sendiri, hal ini mungkin bersumber dari inner child kamu yang terluka.
Banyak kritikan yang mungkin pernah kamu alami ketika kecil mempengaruhi bagaimana persepsi kamu atas dunia dan diri sendiri ketika dewasa. Hal ini juga bisa membuat harga diri rendah dan banyak merasa bersalah atas sesuatu hal.
Kamu mungkin tidak menyadari atau tidak mengingat bahwa kamu sering dikritik atau disalahkan ketika kecil. Hal inilah yang bisa membuatmu merasakan harga diri rendah serta dorongan untuk merasa bersalah pada sesuatu yang tidak seharusnya.
3. Membesarkan Masalah Kecil
Tanda ketiga dari kamu yang bisa saja mengindikasikan inner child yang terluka adalah kecenderungan untuk membesarkan masalah kecil. Ketika terjadi sesuatu, kamu perlu memperhatikan reaksimu atas kejadian tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
