Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Oktober 2024 | 03.35 WIB

Orang yang Rentan Mempercayai Teori Konspirasi Biasanya Menampilkan 8 Sifat Ini Menurut Psikologi, Apa Saja?

ilustrasi seseorang yang rentan mempercayai teori konspirasi/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang rentan mempercayai teori konspirasi/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Teori konspirasi telah menjadi bagian dari wacana publik yang semakin sering terdengar, terutama dengan meningkatnya akses terhadap informasi melalui internet dan media sosial.

Meskipun banyak teori konspirasi yang terbukti tidak berdasarkan fakta, masih ada sekelompok orang yang sangat percaya pada teori-teori tersebut.

Dalam psikologi, terdapat beberapa karakteristik atau sifat yang cenderung dimiliki oleh orang yang rentan mempercayai teori konspirasi.

Dilansir dari Geediting pada Senin (21/10), terdapat delapan sifat utama menurut kajian psikologi yang sering ditemukan pada individu-individu tersebut:

1. Kecenderungan untuk Tidak Memercayai Otoritas

Orang yang rentan mempercayai teori konspirasi sering kali memiliki sikap skeptis yang mendalam terhadap otoritas, baik itu pemerintah, perusahaan besar, atau institusi media.

Mereka percaya bahwa institusi-institusi ini tidak dapat dipercaya dan sering kali menyembunyikan kebenaran.

Kecenderungan ini berakar dari keyakinan bahwa otoritas sering kali memiliki agenda tersembunyi yang bertentangan dengan kepentingan publik.

Meskipun skeptisisme pada tingkat tertentu bisa bermanfaat, orang dengan sifat ini mungkin beralih ke teori konspirasi sebagai cara untuk menjelaskan perasaan tidak percaya tersebut.

2. Pemikiran Parsial atau Bias Konfirmasi

Individu yang rentan terhadap teori konspirasi sering kali menunjukkan kecenderungan untuk selektif dalam menerima informasi.

Mereka cenderung mencari informasi yang sesuai dengan keyakinan mereka sebelumnya (bias konfirmasi) dan mengabaikan atau menolak informasi yang bertentangan.

Ini membuat mereka semakin sulit untuk mempertimbangkan sudut pandang yang berlawanan atau menerima fakta yang dapat menggugurkan teori konspirasi yang mereka yakini.

3. Perasaan Ketidakberdayaan

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang merasa tidak berdaya atau kurang memiliki kontrol atas situasi hidup mereka lebih cenderung mencari penjelasan yang sederhana namun menyeluruh untuk peristiwa kompleks.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore