
Ilustrasi hubungan sedang kritis. (pexels)
JawaPos.com–Ketika menghadapi kemungkinan perpisahan, sering kali kita merasa seolah-olah segalanya berada di ambang kehancuran. Hasrat untuk bertindak putus asa atau membuat janji besar sangat umum terjadi, tetapi reaksi tersebut sering kali justru memperburuk situasi, mendorong pasangan semakin menjauh daripada mendekat.
Meskipun Anda tidak bisa memaksa seseorang untuk tetap berada dalam suatu hubungan, ada cara-cara konstruktif untuk memengaruhi pasangan secara positif dan mendorong mereka untuk mempertimbangkan kembali. Berdasar pengalaman saya dalam konseling pasangan, berikut adalah empat strategi yang dapat membantu membangun kembali kepercayaan, menghidupkan kembali hubungan, dan menunjukkan niat untuk berkembang tanpa berusaha mengendalikan hasilnya.
Dilansir dari laman Psychology Today, Sabtu (19/10), berikut adalah empat cara untuk menjaga hubungan tetap kuat.
Ketika hubungan mencapai titik kritis, komunikasi sering kali rusak, meninggalkan kedua belah pihak merasa tidak dipahami. Salah satu cara paling efektif untuk memengaruhi perasaan pasangan secara positif adalah mulai mendengarkan secara sungguh-sungguh. Ini bukan sekadar mendengar apa yang mereka katakan, tetapi melibatkan pendengaran aktif untuk memahami mereka lebih baik.
Contoh kasusnya adalah Leo dan Marissa. Setelah berbulan-bulan sering bertengkar, Marissa meminta ruang. Alih-alih membantah, Leo bertanya apa yang dirasa kurang dalam hubungan mereka. Saat Marissa berbicara tentang merasa diabaikan dan tidak dihargai, Leo mendengarkan dengan penuh perhatian tanpa memotong. Untuk pertama kali dalam waktu yang lama, Marissa merasa emosinya diperhatikan. Ini tidak langsung menyelesaikan semua masalah, tetapi menjadi langkah awal untuk saling memahami, yang sangat penting untuk membangun kembali hubungan.
Saat pasangan berbagi perasaan, hindari dorongan untuk langsung memberi solusi atau penjelasan. Biarkan mereka mengungkapkan perasaan sepenuhnya, lalu renungkan apa yang mereka sampaikan. Gunakan frasa seperti, “Sepertinya kamu merasa…” atau “Aku mengerti apa yang kamu maksud…” untuk memvalidasi perasaan mereka.
Sangat wajar merasa terserang saat pasangan menunjukkan hal-hal yang tidak mereka sukai, tetapi sikap defensif hanya akan memperlebar jarak. Sebaliknya, cobalah terbuka untuk mengakui peran Anda dalam masalah hubungan. Ini bukan berarti menerima semua kesalahan, tetapi menunjukkan kesiapan untuk tumbuh dan beradaptasi.
Contoh lainnya adalah Ava dan Jonah. Jonah merasa Ava sering mengabaikan kekhawatirannya, terutama soal keuangan. Alih-alih membalas dengan menunjuk kekurangan Jonah, Ava mengakui bahwa responsnya sering kali terlihat meremehkan. Dia lalu mencoba mendekati masalah keuangan mereka dengan lebih tenang dan tanpa penghakiman.
Melihat kesediaan Ava untuk berubah, Jonah menjadi lebih terbuka untuk bertemu di tengah. Saat pasangan mengungkapkan masalah, gunakan pernyataan "Aku" untuk mengekspresikan niat Anda untuk bekerja pada diri sendiri. Misalnya, “Aku menyadari aku sering mengabaikan kekhawatiran, dan aku ingin mengubah itu.” Ini menunjukkan bahwa Anda fokus pada peningkatan diri, yang bisa menginspirasi pasangan untuk melakukan hal serupa.
Salah satu cara kuat untuk memengaruhi pasangan secara positif adalah dengan mengingatkan mereka akan hal-hal yang membuat kalian jatuh cinta pada awalnya. Mengingat kenangan indah dapat menghidupkan kembali koneksi dan mengingatkan mengapa kalian dulu jatuh cinta. Alih-alih terus fokus pada hal-hal negatif baru-baru ini, cobalah untuk mengulang kembali pengalaman-pengalaman positif yang pernah kalian jalani bersama.
Sebagai contoh, Nate dan Serena dulunya suka mendaki gunung bersama, tetapi hobi ini semakin jarang dilakukan. Dengan hubungan yang sedang dalam masalah, Nate mengusulkan untuk kembali mendaki ke tempat favorit mereka. Berada di alam terbuka yang disukai mereka berdua memungkinkan mereka untuk terhubung kembali dan berbicara dengan santai. Meskipun ini bukan solusi instan, tetapi membantu mengubah suasana dari negatif menjadi positif.
Cobalah menjadwalkan aktivitas yang kalian berdua pernah nikmati tanpa tekanan besar. Bahkan jika pasangan Anda awalnya enggan, tawarkan aktivitas tersebut sebagai kesempatan untuk bersantai, bukan sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan hubungan.
Meskipun terdengar kontradiktif, bekerja pada diri sendiri adalah salah satu cara terbaik untuk mendorong pasangan agar tetap bertahan. Ini bukan berarti mengubah diri demi pasangan, tetapi berinvestasi dalam pertumbuhan diri demi kesejahteraan Anda sendiri. Memfokuskan diri pada pengembangan pribadi dapat memberikan dampak positif pada hubungan.
Sebagai contoh, setelah percakapan awal Leo dan Marissa tentang perasaan tidak didengar, Leo memutuskan untuk mulai berlatih mindfulness agar lebih tenang saat menghadapi percakapan yang sulit. Marissa menyadari perubahan dalam sikap Leo dan merasa lebih nyaman untuk terbuka. Leo juga merasakan manfaat secara pribadi dengan meningkatnya pengendalian emosinya, sekaligus menunjukkan kepada Marissa bahwa dia berkomitmen untuk berkembang.
Tanyakan pada diri Anda, area mana dalam hidup yang mungkin telah diabaikan dan cobalah untuk memperbaikinya. Entah itu dengan menjalani hobi baru, berolahraga, atau menangani pemicu emosi, tindakan-tindakan ini menunjukkan komitmen pada peningkatan diri.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
