
Photo
JawaPos.com - Indonesia merupakan negeri yang kaya akan komoditas rempah-rempah. Bahkan, kekayaan rempah-rempah Indonesia telah menggugah minat masyarakat dunia sejak berabad-abad lalu.
Namun, siapa sangka, cita rasa otentik dari rempah-rempah Indonesia seperti cengkih, kayu manis, hingga pala, belum banyak dinikmati atau bahkan belum dikenal oleh generasi muda saat ini.
Salah satu faktornya adalah karena menjamurnya makanan dan minuman khas dari negara-negara eropa hingga asia timur di Indonesia yang lebih disukai anak muda.
Berangkat dari keresahan itulah, Jazzy Mahardhikka (40) --yang merupakan kontributor jurnalis televisi swasta-- tergugah untuk mengedukasi rempah-rempah kepada generasi muda.
Lewat usaha minuman, Jazzy bersama empat rekannya nekat membuka kedai kopi rempah yang diberi nama 'JaluRempah Coffee and Bar' di kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat.
"Awalnya kita melihat warisan rasa turun temurun oleh nenek moyang kita ini sangat otentik, cuma ada di Indonesia. Tapi, itu ternegasikan dengan makanan dan minuman dari luar, ya dari Eropa, Jepang, Korea, dan lain-lain dan itu menjamur di sini gituloh. Padahal kita punya warisan rasa rempah itu dilupakan oleh anak-anak muda," kata Jazzy saat ditemui di kedai kopi miliknya, Jumat (18/10).
Tidak hanya sekadar mencari profit bisnis, Jazzy ingin, lewat usahanya kekayaan rempah-rempah khas Indonesia dapat dinikmati oleh generasi muda dengan gaya kekinian.
"Dan kita pengen itu (rempah-rempah) tetap ada dan dikenal generasi muda dan seterusnya agar mereka itu tidak lupa warisan rasa yang otentik," tegasnya.
Dikatakan Jazzy, Ide menggabungkan kopi dengan rempah-rempah ini tak lepas dari pengalamannya yang pernah membuka kedai kopi sebelumnya. Dirinya mempelajari bahwa meskipun single origin kopi memiliki karakter yang khas, namun jika digabungkan dengan rempah akan menghasilkan cita rasa yang lebih otentik.
"Jadi memang kita enggak menegasikan rasa-rasa kopi yang kita miliki kekayaan rasa kopi yang ada. Gayo, Toraja, Wamena, enggak. Kita memang ingin membuat rasa sendiri dengan signature kopi dan rempah," jelasnya.
Jazzy menambahkan, dirinya juga terinspirasi menggunakan single origin seperti Java Preanger, Sunda Kencana, hingga Puntang dalam meracik kopi rempah miliknya. Penggunaan single origin itu dipilih karena after-tastenya lebih natural.
"Kita pilih itu dan kita gabung dengan beberapa rempah-rempah pilihan seperti pala, kapulaga, jahe, dan lain-lain yang kita ambil dari pasar tradisional di Jakarta hingga wilayah Nusa Tenggara Timur," ujar pria yang hobi olahraga basket ini.
Meski datang dengan konsep yang agak berbeda dari kedai kopi lainnya, Jazzy optimis kopi rempah miliknya dapat diterima di kalangan masyarakat khususnya generasi muda.
"Karena ada beberapa menu di sini yang menjadi primadona dan disukai pelanggan. Pertama itu ada Rayuan Pulau Kelapa (air kelapa dicampur espresso based), lalu kemudian ada Kopi Pala, terus kemudian ada Cerita Candu (kopi dengan kayu manis), dan masih banyak lainnya," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
