Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Oktober 2024 | 18.40 WIB

Seseorang yang Mengecek Ponsel Setelah Bangun Tidur di Pagi Hari, Sering Menunjukkan 8 Ciri Ini Menurut Psikologi

Potret seseorang yang mengecek ponsel bangun tidur. - Image

Potret seseorang yang mengecek ponsel bangun tidur.

JawaPos.com - Di era saat ini, ponsel atau telfon genggam sudah menjadi bagian hidup manusia karena di dalamnya terdapat beberapa informasi serta hal yang menyangkut pekerjaan dan sebagainya.

Bahkan terkadang kita lebih panik jika pergi tidak membawa ponsel, karena akan menyulitkan untuk terhubung dengan orang lain atau melakukan pembayaran melalui online. Hingga pada akhirnya kita banyak menggantungkan diri kepada telfon genggam tersebut dan tidak kenal waktu dalam menggunakannya.

Mulai dari pagi hingga malam hari, tangan ini tidak lepas dari genggaman ponsel dan selalu dibawa kemanapun kita pergi. Melansir dari laman Ge Editing pada (14/10) seseorang yang mengecek ponsel setelah bangun tidur di pagi hari, sering menunjukkan 8 ciri ini menurut psikologi :

1. Kebutuhan Konektivitas yang Terlalu Tinggi

Jika kamu adalah tipe orang yang pertama kali memeriksa ponsel di pagi hari, salah satu ciri yang mungkin ditunjukkan adalah kebutuhan tinggi akan konektivitas.

Ini tidak hanya berarti kamu menginginkan akses internet, tapi lebih tentang menjaga hubungan sosial. Kebutuhan ini bisa begitu kuat sehingga memaksamu untuk memulai hari dengan membaca sekilas pesan, email, dan pembaruan media sosial.

Psikologi menunjukkan bahwa sifat ini juga bisa mengisyaratkan rasa takut ketinggalan (FOMO). Ketakutan ini dapat mendorong kita untuk terus-menerus memeriksa ponsel sebagai upaya untuk tetap ‘mengikuti perkembangan’.

2. Tingkat Produktivitas yang Lebih Besar

Kamu mungkin mengira memulai hari dengan mengecek ponsel bisa membuat menunda-nunda pekerjaan. Tapi menariknya, itu bisa menjadi tanda seseorang yang sangat produktif.

Bagi sebagian orang, pemeriksaan telepon di pagi hari berfungsi sebagai gambaran awal tentang tugas hari itu. Mereka membaca email, pembaruan, dan pengingat, secara mengatur daftar tugas.

Namun meskipun sifat ini dapat menunjukkan produktivitas, penting juga untuk menjaga keseimbangan. Terus-menerus ‘aktif’ dan tersedia dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan produktivitas dalam jangka panjang.

3. Cenderung Impulsif

Kebiasaan ini terkait dengan kebutuhan akan kepuasan sesaat, sebuah perilaku yang umumnya dikaitkan dengan impulsif dan sejujurnya, itulah cara media sosial dirancang.

Di era digital, ponsel pintar kita berfungsi sebagai pusat kepuasan instan. Baik itu menerima pesan, mendapatkan suka di postingan, atau membaca berita menarik. Semua aktivitas ini mengirimkan dopamin, zat kimia yang membuat otak merasa nyaman, mengalir melalui sistem dalam tubuh.

Serangan dopamin yang cepat ini sangat menarik, membuat banyak orang mengembangkan kebiasaan memeriksa ponsel mereka terlebih dahulu di pagi hari.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore