
Ilustrasi anak perempuan yang tumbuh tanpa sosok ayah. (Freepik)
JawaPos.com – Kehadiran seorang ayah dalam kehidupan seorang anak perempuan memainkan peran penting dalam membentuk kepribadian dan karakternya. Namun, bagaimana jika seorang anak perempuan tumbuh tanpa sosok ayah?
Penelitian psikologi telah mengungkapkan bahwa anak perempuan yang dibesarkan tanpa ayah cenderung mengembangkan karakteristik tertentu yang mungkin tersembunyi di balik permukaan.
Studi yang diterbitkan dalam Journal of Psychology and Behaviour Studies oleh Jin Zhiling dari Zhejiang University, mengeksplorasi dampak mendalam dari ketidakhadiran ayah pada perkembangan psikologis anak perempuan.
Penelitian ini mengidentifikasi lima karakter tersembunyi yang sering muncul pada anak perempuan yang tumbuh tanpa ayah. Jawa Pos akan membahas secara mendalam lima karakter tersembunyi tersebut, berdasarkan riset psikologi.
Menurut penelitian yang dilansir dari laman researchgate.net, Jumat (20/9), inilah lima karakter tersembunyi anak perempuan yang tumbuh tanpa figur ayah, menurut penelitian psikologi:
Karakter Anak Perempuan yang Dibesarkan Tanpa Ayah: Temuan Psikologi
1. Rendahnya Rasa Percaya Diri
Anak perempuan yang tumbuh tanpa figur ayah cenderung memiliki rasa percaya diri yang rendah. Penelitian menunjukkan bahwa figur ayah yang suportif dan memberikan validasi positif berperan penting dalam membangun konsep diri yang sehat pada anak perempuan.
Ketiadaan figur tersebut dapat menyebabkan anak perempuan merasa kurang dihargai dan tidak yakin akan kemampuannya, yang pada akhirnya menghambat perkembangan rasa percaya dirinya.
2. Kesulitan Membangun Hubungan Interpersonal, Rentan Terhadap Manipulasi
Ketidakhadiran ayah juga dapat berdampak pada kemampuan anak perempuan dalam membangun dan memelihara hubungan interpersonal. Mereka mungkin mengalami kesulitan dalam menjalin kedekatan emosional, mempercayai orang lain, dan mengatasi konflik dalam hubungan.
Misalnya, dalam hubungan romantis, mereka mungkin lebih mudah dimanipulasi atau terjebak dalam hubungan yang tidak sehat karena kurangnya pengalaman dan pemahaman tentang dinamika hubungan yang sehat dengan figur laki-laki.
3. Gangguan Konsep Diri
Ayah berperan penting dalam membantu anak perempuan membentuk identitas diri dan memahami peran gendernya.
Tanpa figur ayah yang memberikan bimbingan dan arahan, anak perempuan mungkin mengalami kebingungan dalam memahami siapa dirinya dan bagaimana seharusnya berperilaku.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
