
Ilustrasi cinta bertepuk sebelah tangan. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Cinta tak selalu berbalas, dan terkadang kita terjebak dalam hubungan yang membuat kita bertanya-tanya. Kamu mungkin merasakan kedekatan yang dalam dengan seseorang, namun sering kali merasa kecewa karena perasaan itu tidak disambut dengan cara yang sama.
Menyadari tanda-tanda cinta bertepuk sebelah tangan sangat penting agar kamu tidak terjebak dalam ilusi. Oleh karena itu, memahami tanda-tanda ini untuk melindungi hatimu dan membuat keputusan yang lebih baik tentang hubunganmu.
Dilansir dari parade.com pada Minggu (15/9), inilah tanda-tanda saat kamu sedang mengalami cinta bertepuk sebelah tangan.
1. Kesehatan Mental Kamu Menurun
Hubungan yang tidak saling membalas bisa berdampak buruk pada kesehatan mental. Kamu mungkin merasa stres, cemas, atau bahkan mengalami depresi.
"Stres dapat menyebabkan kelelahan fisik dan emosional," kata Dr. Trotter. "Kamu mungkin mengalami masalah tidur, nafsu makan, dan energi yang menurun."
Tanda-tanda ini juga bisa menunjukkan depresi. Kamu mungkin merasa sulit menikmati aktivitas yang sebelumnya kamu sukai. Jika kamu sudah rentan terhadap kecemasan, hubungan satu sisi ini bisa memperburuk masalah tersebut.
2. Kamu Selalu Menjadi Perencana
Merencanakan liburan atau malam kencan bisa menyenangkan, namun juga melelahkan. Jika kamu selalu yang mengatur segala sesuatu, ini bisa menjadi tanda masalah.
"Biasanya, pihak yang lebih banyak memberi harus mengambil alih peran ini," jelas Dr. Carla Marie Manly. "Jika pasanganmu tidak pernah ikut merencanakan, ini adalah sinyal bahwa hubungan tidak seimbang."
Lebih problematik lagi jika pasanganmu tidak kesulitan merencanakan waktu dengan teman atau rekan kerja, tapi enggan melakukannya denganmu. Dr. Manly mengatakan ini menunjukkan kurangnya minat dalam menciptakan momen bersama pasangan.
3. Kamu Selalu Memulai Percakapan dan Menginisiasi Penyelesaian Konflik
Jika kamu selalu yang memulai percakapan dan menyelesaikan konflik, ini bisa menjadi tanda hubungan satu sisi.
"Biasanya, pihak yang banyak memberi harus memulai percakapan tentang aktivitas sehari-hari atau daftar tugas," jelas Dr. Manly. "Ketika ada konflik, kamu sering kali yang harus menyelesaikan masalah, sementara pasanganmu sering mengabaikan atau malah melawan."
Ini menunjukkan ketidakseimbangan dalam hubungan. Kamu selalu memikul tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah, sementara pasanganmu tidak ikut berperan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
