
Ilustrasi salah satu orang dalam pertemanan toxic.(Pexels)
JawaPos.com – Persahabatan adalah salah satu bentuk hubungan yang sehat, saling tolong-menolong dan mendukung satu sama lain dalam hal baik. Ikatan ini memerlukan timbal balik berupa rasa hormat, kepercayaan, dan dukungan emosional.
Kehadiran pertemanan yang sehat bisa memberikan manfaat kesehatan dan kebahagiaan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki teman baik menjadi lebih bahagia, tidak terlalu stres, dan merasa lebih diterima dibandingkan orang yang tidak memiliki teman baik.
Jaringan pertemanan yang kuat juga meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan dukungan emosional yang sangat dibutuhkan selama masa-masa sulit seperti sakit, kehilangan orang yang dicintai, atau perceraian.
Lalu, bagaimana jika selama menjalin pertemanan merasa tidak bahagia? Bagaimana jika merasa lebih sakit dan stres daripada sebelumnya? Bisa dikatakan bahwa kamu berada di lingkup yang salah.
Beberapa hubungan pertemanan yang dimulai dengan hal baik pun tidak jarang juga berakhir dengan buruk. Meskipun demikian, beberapa orang tidak mengetahui letak kesalahan dari hubungan yang sudah dibangun itu. Namun, jangan khawatir pada artikel ini akan disebutkan 10 tanda kamu berada di lingkungan pertemanan toxic:
Teman yang toxic hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak peduli dengan pendapatmu. Hubungan ini menjadi beracun ketika dalam pertemanan hanya berisi tentang satu orang, semua hal bersama hanya tentang dia dan dia. Kehidupan umumnya harus seimbang dan tidak fokus hanya pada satu individu.
Memberikan kritik dan saran merupakan hal baik, namun hal ini menjadi buruk jika dilakukan secara berlebihan, semua hal dalam hidup dikritik termasuk penampilan, perilaku, hubungan pekerjaan, keluarga atau elemen lain dari hidupmu. Teman yang baik seharusnya saling mendukung, bukan membuat yang lain terus-menerus merasa buruk.
Persahabatan bukan sebuah ajang kompetisi, jika temanmu merasa cemburu saat mendengar kabar baik tentang dirimu, atau terus-terusan menunjukkan mereka lebih baik dalam segala aspek kehidupan, itu termasuk perilaku beracun.
Setiap kali bertemu, anda akan merasa semakin buruk daripada sebelumnya, ini bisa terjadi karena mereka bersikap egois, manipulatif, atau terlalu kompetitif.
Setiap kali selesai bertemu, kamu seharusnya tidak merasa telah melakukan hal-hal yang tidak kamu inginkan hanya untuk menyenangkan mereka. Teman seharusnya tidak membuat yang lain terus-menerus merasa bersalah untuk melakukan sesuatu, ketika diberitahu perlakuan manipulasi mereka, bukannya minta maaf tapi mereka memilih gaslighting.
Di luar dari hubungan pertemanan, jika berbagi rahasia seharusnya saling menjaga dan tidak perlu mengkhawatir tentang hal seperti: Mereka mungkin menggosipkannya kepada teman-teman lain.
Teman beracun membawa drama ke manapun mereka pergi. Mereka selalu bermasalah dengan semua orang. Jika banyak hal terjadi, terutama yang berkisar pada bagaimana mereka telah salah atau sedang salah terhadap seseorang, kemungkinan dia beracun.
Mereka mungkin mengakui kesalahan, tetapi permintaan maafnya terasa tidak tulus. Mereka mungkin hanya mengatakan hal baik karena menginginkan sesuatu darimu, dibuktikan dengan tindakan yang tidak mencerminkan ucapan mereka.
Semua orang memiliki masalah mereka sendiri, tetapi sahabat sejati bersedia mengorbankan sebagian waktu dan perhatian mereka pada saat kamu membutuhkannya, sama seperti yang akan kamu lakukan untuk mereka.
Jika mereka sering mengabaikanmu, tidak bersedia mendengarkan namun selalu ingin didengarkan, atau tampak bersedia hanya saat mereka membutuhkan, kemungkinan mereka adalah teman yang toxic.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
