Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 September 2024 | 13.00 WIB

Berani Coba 10 Cabai Terpedas di Dunia? Pahami Manfaat dan Bahayanya Jika Berlebihan Mengkonsumsi Rempah Satu ini

Ilustrasi Cabai Terpedas di Dunia. - Image

Ilustrasi Cabai Terpedas di Dunia.

JawaPos.com – Mayoritas orang Indonesia dikenal suka dengan rasa pedas pada makanan, karena seakan merasakan sensasi rasa nikmat yang berbeda. Tidak sekedar menambah cita rasa, ada banyak alasan tersendiri bagi yang menyukai rasa pedas.

Yang paling mendasar berkat adanya aneka rempah-rempah dengan cita rasa pedas di Indonesia. Selain itu banyak juga yang percaya jika dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi flu, masuk angin dan sakit kepala.

Apalagi Indonesia punya beragam sambal, rasa pedas yang menggoda dari beragam jenis sambal yang banyak beredar membuat siapa saja ingin mencobanya. Hal ini menjadi bukti bahwa orang Indonesia sangat menyukai makanan pedas.

Cabai Hiyung, jadi salah satu cabai terpedas di Indonesia tapi ternyata masih ada jenis cabai lainnya yang diyakini memiliki tingkat kepedasan lebih tinggi.

Dilansir dari laman Pepper Head, berikut 10 cabai terpedas di dunia lengkap dengan SHU atau Scoville Heat Unit, ukuran kepedasan pada cabai.

1. Pepper-X

Saat ini Pepper X menjadi cabai terpedas di dunia menggeser posisi Carolina Reaper karena memiliki tingkat kepedasan mencapai lebih dari 3 juta SHU. Skor Scoville jenis cabai ini dihitung oleh Universitas Winthrop di Carolina Selatan.

Pepper X ditanam oleh pencipta Carolina Reaper, Ed Currie pendiri PuckerButt Pepper Company. Jenis cabai terpedas di dunia ini telah lebih dari 10 tahun ditanam di perkebunannya.

Untuk meningkatkan kandungan capsaicin nya, ia mengawinkan beberapa jenis cabai terpedas miliknya. Capsaicin merupakan zat bioaktif pada cabai yang menimbulkan rasa pedas dan panas jika bersentuhan dengan jari manusia.

Sayangnya, kita belum bisa mencicipi atau bahkan menanamnya sendiri, karena benih jenis cabai ini belum dirilis ke publik.

2. Carolina Reaper

Sempat menjadi juara dunia sebelumnya pada tahun 2013, Carolina Reaper diuji kembali pada tahun 2018 dengan SHU yang lebih tinggi yaitu 71.000. Jenis cabai ini dibiakan memang untuk penghasil rasa pedas, dengan SHU rata-rata 1.641.000 dan puncaknya mencapai 2,2 juta SHU.

Cabai ini merupakan campuran antara cabe Ghost Pepper dan cabai Red Habanero, sehingga memiliki rasa pedas yang luar biasa. Pantas jika mendapat gelar cabai dengan rasa pedas 200x lebih pedas dari Jalapeno.

Carolina Reaper tidak seperti jenis cabai lainnya, cabai ini memiliki ciri khas ekor penyengat yang unik dan setiap bagian polongnya berbeda-beda.

3. Trinidad Moruga Scorpion

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore